Wali Kota Bengkulu Jalani Tes Corona, Hasilnya Negatif

Hery Supandi - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 21:13 WIB
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan (Hery Supandi/detikcom)
Bengkulu -

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan dinyatakan negatif tertular virus Corona terbaru (COVID-19) dalam pemeriksaan pertama dengan metode antibodi dalam rapid test. Helmi diharuskan menjalani pemeriksaan kedua pada 7 hari ke depan.

"Alhamdulillah setelah pemeriksaan saya dinyatakan negatif dari COVID-19," ujar Helmi di Balai Kota Bengkulu didampingi Direktur Rumah Sakit Harapan dan Doa dr Lista Cerlyviera dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Susilawaty, Selasa (31/3/2020).

Pemeriksaan itu dijalani Helmi, menyusul informasi adanya seorang anggota Jemaah Tablig asal Lampung meninggal dunia di Bengkulu dalam status positif COVID-19. Pasien yang meninggal itu diketahui beberapa hari tinggal di Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu.

"Dengan positifnya COVID-19 terhadap Jemaah Tablig dan saya juga menyikapi telah banyaknya berita yang mengatakan saya juga terkena COVID-19 ini, untuk itu saya minta pihak RSHD untuk melakukan pemeriksaan untuk menentukan itu semua. Hal ini kita lakukan untuk menghadirkan rasa nyaman dan tidak ada kekhawatiran oleh masyarakat," kata Helmi.

Masjid At-Taqwa sendiri saat ini digaris polisi. Helmi meminta agar kondisi itu dipahami masyarakat.

"Untuk itu, Pemkot akan terus berjuang dengan segala upaya dan daya dengan ketentuan SOP yang berlaku dan masyarakat harus memahaminya. Selain itu, pemkot juga telah menyiapkan lahan penguburan yang jauh dari masyarakat dan penguburan harus membekali APD seperti yang diarahkan oleh pemerintah pusat," ujar Helmi.

Di tempat yang sama, dr Lista menyebutkan hasil negatif COVID-19 untuk Helmi. Dia juga menyampaikan keharusan Helmi untuk menjalani tes untuk kedua kalinya.

"Kita dari pihak rumah sakit menggunakan rapid test untuk pemeriksaan ini, setelah menunggu 4 jam hasil tersebut dinyatakan negatif, hasil ini menyatakan bahwa beliau tidak ada kontak langsung dengan korban. Berita yang simpang siur membuat Wali Kota Helmi melakukan tes ini, kita tes darah asli bersama darah serum hasil dua-duanya menunjukkan negatif. Untuk memastikan itu kembali setelah pemeriksaan hari ini 7-10 hari ke depan kita akan melakukan pemeriksaan kembali," kata Lista.

(dhn/dhn)