91 ODP Negatif Corona, Pemkot Semarang Buka Form Pemeriksaan Online

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 22:19 WIB
Pemkot Semarang
Foto: Dok Pemkot Semarang
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengumumkan tidak kurang dari 91 warga Kota Semarang yang masuk dalam kategori ODP (Orang Dalam Pemantauan), telah menjalani pemeriksaan Rapid Test virus Corona (Covid-19) di RSUD KRMT Wongsonegoro milik pemerintah.

4 orang di antaranya merupakan warga Kota Semarang yang masuk dalam kategori ODP sepulang dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan untuk mengikuti kegiatan pertemuan Ijtima Dunia 2020. Merekapun ditempatkan pada ruang karantina ODP milik Pemerintah Kota Semarang, di Balai Diklat.

Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN) Susi Herawati mengungkapkan, jika 91 orang yang masuk dalam kategori ODP tersebut dinyatakan Negatif Covid-19 atau bebas dari virus Corona.

"91 ODP yang kami periksa hari ini, termasuk 4 ODP yang baru pulang dari Gowa setelah kami lakukan Rapid Test hasilnya negatif. Untuk itu maka besok rencana kami pulangkan dari tempat karantina ODP milik Pemkot Semarang di Balai Diklat, karena negatif Covid-19," jelas Susi, dalam keterangan tertulis, Senin (30/3/2020).

Menurut Susi, masyarakat yang ingin memeriksakan dirinya dengan Rapid Test pun dapat mengisi form online yang disediakan oleh rumah sakit Pemerintah Kota Semarang tersebut.

"Rapid Test ini terbuka bagi siapapun, kami sangat mengharapkan masyarakat bisa aktif mengisi form online yang kami sediakan melalui website www.rswnsmg.com/testcovid19," ujar Susi.

"Nantinya setelah mengisi serangkaian form online yang ada, langsung bisa diketahui termasuk ODP atau tidak. Kalau masuk dalam kategori ODP maka kami minta untuk Rapid Test di RSUD KRMT Wongsonegoro," pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan, dengan semakin masifnya Rapid Test yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang, maka mata rantai penyebaran virus Corona di Kota Semarang bisa segera diputus.

"Alhamdulillah hari ini RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN) melaporkan ada 91 ODP yang ikut Rapid Test dan hasilnya negatif. Rapid Test ini akan terus dilakukan supaya identifikasi dan penanganan Covid-19 di Kota Semarang bisa lebih cepat," ujar Hendi.

Hendi pun mengharapkan agar masyarakat dapat menerima dengan baik usulan dari RSUD Wongsonegoro untuk menggunakan form online agar dapat memeriksakan diri.

"Maka sistem online form RSWN saya juga harapkan dapat direspon dengan baik oleh masyarakat, karena penanganan Covid-19 ini butuh partisipasi publik," pungkas Hendi.

(ega/ega)