Hari HAM, 300 Orang Aksi Damai di Bundaran HI-PBB-Istana

Hari HAM, 300 Orang Aksi Damai di Bundaran HI-PBB-Istana

- detikNews
Sabtu, 10 Des 2005 15:20 WIB
Jakarta - Tuntutan agar pemerintah lebih memperhatikan HAM menggema sepanjang Bundaran HI, kantor PBB, hingga Istana Merdeka, Jakarta. Aksi damai ini bertepatan dengan Hari HAM Sedunia 10 Desember.Aksi tersebut digelar 300-an orang yang tergabung dalam Forum 10 Desember. Mereka berkumpul di Bundaran HI pukul 13.00 WIB, Sabtu (10/12/2005).Semula menurut rencana, aksi akan dihadiri sejumlah tokoh, seperti mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, praktisi hukum Adnan Buyung Nasution, dan budayawan WS Rendra. Namun mereka tidak tampak dalam kerumunan demonstran, dan belum diketahui alasan batalnya kehadiran mereka.Berbagai spanduk dan poster diusung demonstran, antara lain bertuliskan "SBY-JK gagal mengadili jenderal pelanggar HAM", "Usut tuntas pelanggar HAM", "Ungkap dalang pembunuhan Munir", "Keadilan bagi rakyat wujud tegaknya HAM" dan "Ciptakan kebebasan beribadah".Setelah menggelar orasi di Bundaran HI, massa melakukan longmarch kantor PBB, Jl Thamrin. Puas berorasi di kantor PBB, aksi dilanjutkan ke Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara dan tiba sekitar pukul 15.15 WIB.Dalam siaran persnya, Forum 10 Desember menyatakan, negara berkewajiban untuk memenuhi, melindungi, dan menghormati HAM di Indonesia."Namun sampai saat ini belum terwujud. Tidak dituntaskannya penyelidikan kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi pada masa lalu, pembiaran praktek-praktek kekerasan, maupun represivitas aparat manandakan komitmen pemerintah yang tidak serius menegakkan HAM," sebut Forum 10 Desember.Forum ini terdiri dari sekitar 56 elemen, seperti Kontras, Imparsial, Ikohi, YLBHI, PBHI, dan LBH Jakarta. Turut serta sejumlah aktivis mahasiswa, buruh, keluarga korban Tanjung Priok, tragedi Mei, dan warga Bojong. Ada juga Angkatan Muda Damai Sejahtera, Jemaah Ahmadiyah, Komunitas Kristen, dan aktivis mahasiswa. (sss/)


Berita Terkait