PK Putri Djoko Susilo Kandas, Rumah Megah Sah Jadi Milik Pemkot Solo

Andi Saputra - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 12:52 WIB
bekas rumah djoko susilo di solo
Foto: Bekas rumah Djoko Susilo di Solo (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Jakarta -

Permohonan Peninjauan Kembali (PK) putri mantan Kakorlantas Irjen Djoko Susilo, Poppy Femialya, ditolak Mahkamah Agung (MA). Alhasil, perampasan rumah megah Djoko Susilo oleh negara sah secara hukum.

Kasus bermula saat Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara kepada Djoko Susilo pada 2013. Selain itu, MA memutuskan harta Djoko dirampas negara karena hasil korupsi.

Salah satu yang dirampas negara adalah sebuah rumah megah di Jalan Perintis Kemerdekaan No 70, Sondakan, Laweyan, Solo. Nah, Poppy, yang merasa membeli rumah itu, tidak terima dan menggugat Kementerian Keuangan dan KPK ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Adapun objek sengketa yang digugat yaitu SK Nomor S-234/MK.6/2017 tentang Persetujuan Hibah Barang Milik Negara.

Pada 23 Mei 2018, PTUN Jakarta memutuskan gugatan itu tidak bisa diterima. Putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta pada 16 Oktober 2018.