Pandemi Corona, 8 Kelurahan di Taman Sari Jakbar Perketat Mobilitas Warga

Indra Komara - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 08:45 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto Ilustrasi Corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Jakarta -

Camat Tamansari Risan Mustar menyebut seluruh kelurahan di wilayah memperketat mobilitas warga. Ruang gerak warga disekat di tiap RW.

"Jadi penyekatan per RW aja," kata Risan, Minggu (29/3/2020).

Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, terdiri dari delapan kelurahan, yakni Glodok, Keagungan, Krukut, Mangga Besar, Maphar, Pinangsia, Taman Sari, dan Tangki. Pergerakan warga diperketat sebagai upaya memutus penularan virus Corona.

Risan memaparkan penyekatan dilakukan, dari menggunakan portal yang sudah dibuat hingga barier.

"Pakai ini aja macam ada portal, barier, sebenarnya bukan ketutup, ini sudah diinformasikan katakanlah Kelurahan Pinangsia ada 6 RW, ya 6 RW setiap masuk ditutup, ditanya apa penduduk asli, apa sebagainya," jelas dia.

Risan mengatakan di wilayahnya sudah ada tiga orang yang dirawat di rumah sakit terkait Corona. Ketiganya sudah dibawa ke RS Darurat Corona Wisma Atlet.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah pusat memberi imbauan dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19). Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga mengimbau RT dan RW melakukan langkah antisipasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait virus Corona. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (COVID-19) Doni Monardo meminta RT-RW dioptimalkan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Doni berpesan semua potensi struktur pemerintah dioptimalkan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Dari tingkat provinsi hingga unit terkecil, RT-RW.

"Pesan saya tadi, selaku Kepala Gugus Tugas untuk bisa mengoptimalkan semua potensi yang ada mulai dari tingkat provinsi, kota madya, kelurahan, dan RT/RW," kata Doni saat jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (18/3).

Penting! Cuci Tangan dan Tak Sentuh Wajah Bisa Hindari Diri dari Corona:

[Gambas:Video 20detik]



(idn/fas)