Anies Bahas Karantina DKI, NasDem: Harus Jamin Pangan dan Listrik Rakyat

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 29 Mar 2020 06:49 WIB
WHO menyatakan virus corona COVID-19 sebagai pandemi. Pasalnya virus corona telah menyebar ke ratusan negara di dunia, tak terkecuali Indonesia.
Ilustrasi Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan karantina wilayah. Namun keputusan tersebut harus diikuti oleh jaminan ekonomi kepada rakyat Jakarta.

"NasDem mendorong yang terbaik tapi syaratnya ada kesepahaman kerja antara pemerintah pusat dan pemerintah DKI Jakarta, ini nggak boleh beda tentang bencana COVID-19 ini," ujar Ketua Fraksi NasDem DKI, Wibi Andrino saat dihubungi, Sabtu (28/3/2020).

"Jadi saya tidak masalah maksudnya kalau memang ini harus menjadi, daerah Jakarta harus dikarantina Nasdem tidak masalah, yang penting ini harus menjadi suatu keputusan yang bulat, bukan keputusan masing-masing. Jangan lempar-lempar kesalahan atau tanggung jawab. Bukan begitu menyelesaikan masalah ini," imbuhnya.

Wibi mengatakan pada pertengahan Maret lalu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengusulkan untuk dilakukan lockdown di Ibu Kota. Namun rencana itu tidak direstui oleh pemerintah pusat.

"Tanggal 15 Maret yang lalu Pak Anies sempat bilang Jakarta harusnya di-lockdown, tapi kan memang belum disetujui oleh pemerintah pusat dengan alasan apa saya tidak tahu," katanya.

Wibi menyetujui apabila Pemprov terpaksa melakukan karantina wilayah untuk menekan virus Corona. Namun pemerintah harus memberikan subsidi kepada rakyat.

"Tetapi bila keadaan makin buruk dan nyata pemerintah provinsi DKI siap untuk bilamana memberikan karantina wilayah yaitu memberikan subsidi kepada masyarakat, rakyat ya why not. Karena pusat penyebaran Corona ini ada di wilayah DKI Jakarta saya rasa," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2