Kasus Viral Gadis Dituduh Pelakor Dianiaya, Pelaku Malah Lapor Balik

Zulkifli Nasir - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 20:35 WIB
Viral perempuan di Bone dianiaya karena dituduh sebagai pelakor. Penganiayaan tersebut disiarkan langsung di medsos (screenshot video viral)
Foto: Viral perempuan di Bone dianiaya karena dituduh sebagai pelakor. Penganiayaan tersebut disiarkan langsung di medsos (screenshot video viral)
Bone -

Kasus viralnya penganiayaan seorang gadis yang dituduh sebagai pelakor di Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah masuk tahap penyelidikan di Polres Bone. Ice melaporkan balik gadis yang dituduh sebagai pelakor.

Ice datang ke Polres Bone dengan ditemani suaminya Iwan dan perekam video viral yakni Viera. Ice mengatakan bersedia mencabut laporan bila korban RS mencabut laporan.

"Saya tidak ada niat untuk membuka aibnya. Kalau dia cabut laporan, saya juga pasti akan cabut laporanku. Saya tidak ada dendam, saya juga tidak sampai mau mempidanakan" ungkap Ice, Sabtu (28/3/2020).

Dari video viral yang beredar tersebut, Ice menganggap ini bukan tindak penganiayaan. Dirinya pun merasa sebagai korban.

Kasus Viral Gadis Dituduh Pelakor Dianiaya, Pelaku Malah Lapor BalikIce melaporkan balik RS, gadis yang disebut sebagai pelakor (Zulkifli Nasir/detikcom)

"Di video RS juga berusaha melawan kan. Saya datangi rumah RS saat membuntuti suami saya. Di sana saya sempat cekcok dengan RS dan terjadilah perkelahian itu," kata Ice.

Sementara itu, Iwan mengaku tetap mendukung istrinya untuk setiap proses hukumnya. Dirinya pun merasa serba salah atas kejadian tersebut sehingga tidak tahu bagaimana melerai perkelahian yang terjadi.

Namun dirinya pun tak memungkiri jika pernah terlibat asmara terlarang dengan korban RS. Sekitar sebulan lalu dia pernah menginap di kontrakan korban dan dipergoki oleh istrinya.

"Memang pernah saya ada hubungan sama RS, tapi hubungan kami kembali baik-baik saja setelah peristiwa sebulan yang lalu itu," ungkap Iwan.

Sementara itu, saat ikut diwawancara, penyebar video pertama kali yakni Viera tidak bergeming dan mengaku siap menanggung segala risikonya.

Selanjutnya
Halaman
1 2