Pasien Darmanto di Solo Dinyatakan Negatif Flu Burung
Jumat, 09 Des 2005 16:07 WIB
Solo - Darmanto (45 tahun) yang dirawat di RSUD Dr Muwardi Solo dinyatakan negatif mengidap flu burung. Sebelumnya warga Muntilan, Magelang tersebut didugakuat (suspect) flu burung karena mengalami "gawat napas" dan sejumlah indikasi yang mengarah ke penyakit mematikan tersebut.Direktur RSUD Dr Muwardi Solo, Dr Mardiatmo Sp RAD, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (9/12/2005), mengatakan hasil laboratorium terhadap enam kaliswap yang dilakukan terhadap pasien menunjukkan tidak ada influenza A yang merupakan turunan virus H5N1 penyebab flu burung. Karenanya Darmantodipastikan negatif flu burung."Dia menderita broncho-pneumonia atau infeksi paru-paru yang disebabkan oleh kuman. Hasil foto rontgen terhadap tubuh pasien yang saya periksa sendiri juga menunjukkan negatif flu burung. Oleh karena itu status (suspect terhadap pasien Darmanto secara otomatis tanggal," ujar Mardiatmo.Perkembangan medis Darmanto, lanjutnya, juga menunjukkan semakin membaik. Lekosit darahnya telah menujukkan pada angka 4.800. Kondisi normal lekositdarah adalah 4.000 hingga 8.000. Nadi, tekanan darah maupun kesadarannya juga telah menunjukkan perkembangan jauh lebih baik. Namun demikian Darmanto akan tetap dirawat di ruang isolasi khusus pasien flu burung di Ruang Anggrek 2 RSUD Dr Muwardi hingga tiga hari ke depan untukperbaikan kondisi dan observasi. Setelah itu dia akan dipindahkan ke ruang rawat reguler."Karena sejak awal masuk pada hari Rabu lalu dia dinyatakan sebagai suspect flu burung maka penanganan selanjutnya akan tetap sesuai prosedur penanganan pasien yang berkaitan dengan flu burung. Dia akan tetap di ruang isolasi hingga kondisi memungkinkan dipindah ke bangsal biasa," paparnya."Demikian juga dalam hal pembiayaannya. Meskipun akhirnya dinyatakan negatif namun akan tetap masuk dalam manajemen penanganan pasien flu burung yangdinyatakan sebagai KLB. Dia akan digratiskan dari seluruh pembiayaan sejak masuk hingga dinyatakan sembuh," lanjut dokter ahli radiologi tersebut.SadarDi ruang isolasi tempatnya dirawat, Darmanto telah menunjukkan kondisi yang lebih baik dibanding kemarin. Meskipun masih menggunakan alat bantu pernapasan namun dia sudah sadar. Ketika melihat wartawan yang menengok dari luar ruangan yang disekat dengan kaca tersebut, Darmanto berusaha menyapa dengan melambaikan tangan."Pak Darmanto sudah dalam kondisi sadar sepenuhnya. Sudah bisa bicara dan sudah mau makan dengan baik. Kondisi umumnya juga semakin membaik," ujar dr Jatu, yang merawat Darmanto di ruang isolasi itu.
(iy/)











































