Round-Up

Daftar Negara yang Lockdown karena Corona

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 09:15 WIB
Thailand menambah deretan negara yang terapkan lockdown guna cegah penyebaran Corona. Industri hiburan dan pariwisata turut terdampak kebijakan tersebut.
Ilustrasi Thailand melakukan lockdown. (Foto: dok. Getty Images)


2. Italia: 9 Maret

Negara di Eropa ini dilanda COVID-19 dengan jumlah korban jiwa sangat banyak. Dilansir Channel News Asia, Perdana Menteri (PM) Italia Giuseppe Conte me-lockdown atau mengkarantina negaranya pada 9 Maret 2020 hingga (rencananya) 3 April 2020 lewat dekrit yang dia teken.

"Seluruh wilayah Italia akan menjadi zona yang dilindungi," tegasnya. "Seluruh pergerakan di negara ini harus dihindari kecuali didasari oleh tiga situasi spesifik. Alasan pekerjaan, alasan kebutuhan, atau alasan kesehatan," cetus PM Conte.


Lockdown awalnya dilakukan parsial untuk kawasan Lombardia dan sekitarnya, tapi lockdown secara nasional diberlakukan pada 12 Maret. Dengan diberlakukannya lockdown nasional, perjalanan keluar dan masuk Italia juga pergerakan antarkota akan dibatasi.

Keputusan lockdown senegara itu diambil Italia setelah 463 orang meninggal akibat virus Corona di negara itu.

3. Polandia: 13 Maret

13 Maret 2020, Polandia mengumumkan lockdown untuk sementara waktu guna mencegah penyebaran virus Corona di negaranya. Otoritas Polandia menutup seluruh akses untuk WNA yang masuk ke Polandia.

Dilansir Poland In, yang tampil ke muka publik untuk mengumumkan lockdown adalah Perdana Menteri Mateusz Morawiecki. Sekolah diliburkan dua pekan. Bioskop, museum, restoran, bar, dan kasiono ditutup.

Penerapan lockdown dimulai keesokan harinya, yakni 14 Maret 2020. Kemudian, penghentian penerbangan dan kereta api rute luar negeri dilakukan pada 15 Maret. Konsentrasi massa di atas 50 orang tidak diperbolehkan. Lockdown berlangsung 10 hari, tapi berpotensi diperpanjang.

"Negara ini tidak akan mengabaikan warganya. Namun, di situasi ini, kita tidak bisa tetap membuka perbatasan untuk orang asing," kata Morawiecki, dilansir Business Insider.

4. El Salvador: 11 Maret

11 Maret, negara kecil dan padat di Amerika Tengah ini mengumumkan lockdown. Presiden El Salvador Nayib Bukele tampil mengumumkan keputusan penting tersebut.

Bukele mengatakan Direktorat Jenderal Imigrasi akan menolak kedatangan orang asing ke negaranya, kecuali diplomat dan warga El Salvador sendiri. Namun semua yang diperbolehkan masuk harus dicek kesehatan dan dikarantina 30 hari. Ini lebih lama ketimbang karantina 14 hari sebagaimana yang diterapkan di Indonesia sampai saat ini.

Dilansir The Guardian, Bukele memerintahkan tiga pekan pelarangan pertemuan massa, termasuk konser dan acara olahraga.

5. Irlandia: 12 Maret

Irlandia mengumumkan lockdown pada 12 Maret 2020. Otoritas Irlandia meminta warganya tetap berada di rumah dan menghindari aktivitas luar berlebih. Sejumlah tempat, seperti lembaga pendidikan, sekolah, dan lembaga budaya, juga ditutup oleh otoritas Irlandia.

Keputusan ini diumumkan oleh Perdana Menteri Leo Varadkar. "Sejak jam enam sore hari ini, langkah lanjutan akan diterapkan, dan mereka akan tetap di dalam tempatnya sampai 29 Maret," kata dia, 12 Maret lalu.

Rakyatnya diperintahkan bekerja dari rumah, pelajar belajar dari rumah tanpa harus ke sekolah. Hal yang tidak ditutup atau dihentikan adalah transportasi publik, toko-toko, dan restoran. Namun social distancing diterapkan. Demikian dilansir The Irish Post.

6. Spanyol: 12 Maret

Pemerintah otonomi Catalonia di Spanyol memberlakukan lockdown regional terhadap empat kota sekaligus dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona. Langkah ini diambil setelah jumlah kasus di Spanyol melonjak tinggi.

Empat kota yang di-lockdown terkait virus Corona adalah Igualada, Vilanova del Cami, Santa Margarida de Montbui, dan Odena. Sekitar 70 ribu orang yang tinggal di empat kota itu terdampak langkah tegas yang diberlakukan mulai Kamis, 12 Maret waktu setempat.

Dua hari sebelumnya, Spanyol memutuskan me-lockdown seluruh kotanya. Sebab, setiap hari pasien Corona di Spanyol terus bertambah.

7. Denmark: 14 Maret

Denmark jadi negara kedua di Benua Eropa yang dikunci gara-gara virus Corona. Denmark menyusul Italia, yang sudah terlebih dahulu diisolasi.

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen secara resmi mengumumkan lockdown terkait mewabahnya virus Corona. Semua TK, sekolah, dan universitas di Denmark tutup selama 2 minggu. Lockdown berlaku dari 14 Maret hingga 13 April 2020.

Pemerintah Denmark melarang kegiatan mengumpulkan massa dengan jumlah lebih dari 100 orang. Keputusan tersebut diambil setelah dilaporkan 442 kasus positif virus Corona baru di Denmark selama pekan ini.