Round-Up

Daftar Negara yang Lockdown karena Corona

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 09:15 WIB
Thailand menambah deretan negara yang terapkan lockdown guna cegah penyebaran Corona. Industri hiburan dan pariwisata turut terdampak kebijakan tersebut.
Ilustrasi Thailand melakukan lockdown. (Foto: dok. Getty Images)
Jakarta -

Virus Corona (COVID-19) masih menghantui dunia. Beberapa negara pun memberlakukan kebijakan lockdown atau karantina wilayah guna membatasi penularan virus ini. Italia hingga Thailand pun tegas menerapkan lockdown.

Merujuk pada definisi kamus Merriam Webster, lockdown artinya ialah mengurung warga atau sebagian warga untuk sementara demi menjaga keamanan. Lockdown juga diartikan sebagai tindakan darurat ketika orang-orang dicegah meninggalkan atau memasuki suatu kawasan untuk sementara, demi menghindari bahaya.


Lockdown menjadi opsi kebijakan yang diambil oleh beberapa negara terdampak virus Corona, yang sudah menilai wabah ini semakin cepat penularannya. Mulai China, Italia, Prancis, Amerika Serikat, dan yang teranyar adalah Thailand.

Namun ada beberapa negara yang hanya me-lockdown sebagian wilayahnya saja. Contohnya Amerika Serikat dan Filipina.

Berikut adalah daftar 19 negara yang melakukan lockdown diurutkan secara kronologis:

1. China: 23 Januari

Negara ini menjadi asal virus Corona jenis baru (2019-nCoV). Mulai Desember 2019, virus itu merebak di Wuhan, Provinsi Hubei.

Dilansir Reuters, ibu kota Provinsi Hubei ini menjadi kota pertama yang di-lockdown, yakni sejak 23 Januari. Penerbangan dari dan ke Wuhan ditutup. Di Wuhan, 58 juta orang hidup dalam karantina besar-besaran.

Pembatasan ketat dilakukan. Warga yang hendak melakukan perjalanan ke luar dan masuk wilayah yang di-lockdown harus menjalani pendataan. Jalur transportasi, termasuk tol, rel kereta api, dan transportasi umum dinonaktifkan.


Kota lain di Hubei yg di-lockdown: Huanggang, Ezhou, dan lain-lain di Provinsi Hubei. Kemudian, lockdown secara parsial disusul oleh kota-kota lain di luar Provinsi Hubei, termasuk Liaoning berpenduduk 41 juta jiwa, Anhui berpenduduk 62 juta jiwa, Jiangxi dihuni 46 juta jiwa, Beijing berpenduduk 22 juta jiwa, Shanghai berpenduduk 24 juta jiwa, dan Chongqing berpenduduk 30 juta jiwa.

Namun, yang teranyar pemerintah China akan mengakhiri penutupan sebagian besar Provinsi Hubei pada beberapa hari mendatang dalam sebuah pengumuman pada 24 Maret lalu. Pasalnya, wabah COVID-19 sudah mulai mereda di kawasan itu.

Polisi India Pukuli Warga yang Keluar Saat Lockdown:


Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5