Ketua Dewas TVRI Sebut Penonaktifan 3 Direktur Berkaitan Kasus Helmy Yahya

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 19:56 WIB
Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin
Ketua Dewas TVRI Arief Hidayat Thamrin (Kadek Melda/detikcom)
Jakarta -

Ketua Dewan Pengawas (Dewas) TVRI Arief Hidayat Thamrin membenarkan penonaktifan tiga direktur di TVRI. Salah satu alasan penonaktifan tersebut berkaitan dengan kasus Helmy Yahya.

"Adanya pelanggaran peraturan dan perundang-undangan yang telah dilakukan. Sebagian besar pelanggaran mantan direktur utama saudara Helmy Yahya yang melibatkan tiga anggota direksi tersebut," kata Arief dalam keterangan tertulis pada Jumat (27/3/2020).

Selain itu, Arief menjelaskan adanya indikasi kerugian LPP TVRI akibat utang kepada Mola TV. Menurutnya, utang tersebut belum dilunasi hingga jatuh tempo.

"LPP TVRI pada akhir 2019 mempunyai tunggakan pembayaran Rp 42 miliar, melonjak drastis dari 2018 yaitu Rp 7,9 miliar. Utang kepada Mola TV yang jatuh tempo November 2019 yang dijanjikan dibayarkan melalui PNBP sampai Maret 2020 belum dapat dipenuhi pembayarannya," ucap Arief.

Selanjutnya
Halaman
1 2