Round-Up

BNPB Menjawab Keheranan 'APD dari China Made in Indonesia'

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 09:25 WIB
Gubernur Ganjar menunjukkan bantuan APD dari pusat yang didatangkan dari China
Gubernur Ganjar menunjukkan bantuan APD dari pusat (Foto: dok. Humas Pemprov Jateng)
Jakarta -

Alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani langsung pasien virus Corona didatangkan dari China. Tulisan 'Made in Indonesia' pada APD tersebut bikin sebagian orang geleng-geleng kepala. Pemerintah punya penjelasannya.

Salah satu yang kaget terhadap APD China tapi made in Indonesia itu adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar menilai fenomena itu luar biasa.

"Yang menarik, ini diambil dari China, ternyata ini made in Indonesia. Ini sesuatu produk yang luar biasa, semoga ini jadi pembelajaran," kata Ganjar di Semarang, Selasa (24/3/2020).

Ganjar mengatakan APD itu tiba pada Senin (23/3) malam. Dalam kemasan APD tersebut keterangan ditulis dalam aksara China, tapi di sebelah kanan bawah terlihat jelas tulisan made in Indonesia.

"Meskipun saya tidak bisa baca (tulisan Mandarin) ini, saya bisa membaca yang ini, made in Indonesia," cetusnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi penjelasan soal APD dari China made in Indonesia.

BNPB menyebut APD itu memang dibikin di Indonesia, namun pemilik produknya tetap pihak luar negeri.

"Jadi jangan heran APD bantuan China atau beli di China tapi made in Indonesia," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo lewat Twitter, Agus mempersilakan detikcom mengutip penjelasan tersebut, Kamis (26/3).

Agus menganalogikan APD itu dengan sepatu merek Onitsuka yang dia beli di Jepang, ternyata sepatu itu juga punya keterangan 'made in Indonesia'. Cara 'offshoring' seperti ini bukan hal baru di dunia industri, begitu juga dengan industri pembuatan APD.

"Pabrik APD memang banyak berada di Indonesia. Tidak hanya APD, banyak produk terkenal, seperti pakaian, sepatu, tas, dan lain-lain, yang pabriknya juga berada di Indonesia," kata Agus.

"Demikian juga dengan APD, semua bahan bakunya dikirim dari negara asal, seperti China, Korea, dan lain-lain. Sedangkan Indonesia hanya diminta menjahit dan merapikannya agar jadi APD yang siap pakai," kata Agus.

Tangani Pasien Corona, Tim Medis Kenakan Berlapis-Lapis APD:

Selanjutnya
Halaman
1 2