Round-Up

Imbauan Tak Usah Mudik Selama Corona Masih Merajalela

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 08:59 WIB
mudik 2018
Ilustrasi mudik (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta -

Wabah Corona masih merajalela di Indonesia. Imbauan kepada warga untuk tak mudik pun semakin santer dari pemerintah daerah sampai pemerintah pusat.

Data per Kamis (26/3/2020), kasus positif Corona tercatat ada 893 orang, meninggal dunia 78 orang, dan yang sembuh 35 pasien. Fakta kasus Corona di RI membuat pemerintah pusat dan daerah kian tegas agar warga melakukan social distancing atau jaga jarak sosial, salah satunya menunda mudik.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganjurkan warganya tidak bepergian ke luar kota, termasuk pulang kampung. Anjuran ini untuk mencegah COVID-19 menyebar ke luar Jakarta.

"Kami justru menganjurkan masyarakat tidak bepergian sama sekali, termasuk pergi ke luar kota, apalagi pulang kampung," kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (15/3).

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar juga sudah mengimbau masyarakatnya tidak melakukan mudik pada Lebaran nanti. Larangan mudik ini disampaikan untuk mengantisipasi penyebaran Corona terhadap orang terdekat.

Pemkot Makassar juga akan memantau para TKI yang akan masuk ke Makassar. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi.

"Mengenai mudik, kami akan melakukan imbauan, belum keluar surat resminya supaya tidak usah mudik. Menunda dulu mudik," kata Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dalam video conference dengan wartawan, Kamis (26/3/2020).

"Apalagi kita tahu kalau mudik itu yang ditemui orang tua di kampung. Kalau orang tua sudah agak tua, tentu rentan virus," imbuhnya.

Pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, mendukung langkah pemerintah daerah yang mengimbau penundaan mudik massal. Tito mengatakan, dari hasil analisis Kemendagri, penundaan mudik massal bisa mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) secara signifikan.

Imbauan penundaan mudik massal dinilai sejalan dengan kebijakan work from home dan physical distancing. Tito meminta pemda mengawai secara ketat larangan atau pembatasan mudik massal.

Kemenhub Imbau Masyarakat Tak Mudik Tahun Ini:

Selanjutnya
Halaman
1 2