Berduka atas Korban COVID-19, PBNU: Banyak Doa dan Sholawat Thibbil Qulub

Rosmha Widiyani - detikNews
Rabu, 25 Mar 2020 05:52 WIB
Helmy Faishal Zaini, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini
Foto: Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, imbau warga perbanyak doa dan baca sholawat thibbil qulub. (Jefry Nandy/detikcom).
Jakarta -

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sangat prihatin dan berduka atas wabah virus corona yang menimpa Indonesia dan negara lain di dunia. Duka juga disampaikan atas meninggalnya dokter, suster, dan tenaga medis lain, serta pasien yang terinfeksi virus corona atau COVID-19.

Hingga Selasa, 24 Maret 2020 tercatat kasus virus corona terus meningkat mencapai 686 positif COVID-19 Menyikapi kondisi ini, PBNU berharap warga nahdliyin terus mendekatkan diri pada Allah SWT, sambil terus melakukan upaya pencegahan.

"Mari tetap memperbanyak doa, memohon pertolongan Allah SWT melalui istighotsah, pembacaan sholawat thibbil qulub, dan amalan-amalan dari para kiai dan guru," kata Sekretaris Jenderal PBNU HA Helmy Faishal Zaini, dalam pesan pendek yang diterima detikcom.

Selain mohon ridho dan perlindungan pada Allah SWT, ada tiga tindakan lain yang harus dilakukan warga nahdliyin. Upaya ini untuk menekan risiko penularan virus corona di masyarakat. Upaya ini sederhana dan tidak sulit dilakukan tiap orang.

Berikut instruksi PBNU ke warga nahdliyin:

1. Kepada seluruh warga NU untuk mematuhi instruksi, imbauan, dan protokol yang telah ditetapkan pemerintah selama menghadapi pandemi COVID-19. Hindari kegiatan yang bersifat kolosal, berkumpul, dan bergerombol. Segala aktivitas keagamaan bisa dilakukan di rumah demi keamanan bersama.

2. Kepada seluruh jajaran Pengurus NU dari wilayah sampai ranting, agar aktif ikut mensosialisasikan protokol dan imbauan pemerintah melalui sarana yang dimiliki. Bisa dengan speaker, toa, media sosial, dan sarana lainnya.

3. Kepada seluruh Pesantren yang berada dalam naungan NU, untuk senantiasa mengikuti protokol dan edaran yang telah dikeluarkan PBNU.

(erd/erd)