Pernyataan Lengkap Gugus Tugas Covid-19 soal Rapid Test untuk Tenaga Medis

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 24 Mar 2020 13:34 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo (dok. BNPB)
Kepala BNPB Doni Monardo (Foto: dok BNPB)

Bahwa seluruh gubernur mendukung keputusan pemerintah dalam mengambil kebijakan yaitu social distancing yang oleh Bapak Presiden hari ini diterjemahkan menjadi physical distancing

Bapak Presiden menekankan agar physical distancing ini bisa diterjemahkan oleh para gubernur termasuk seluruh pejabat yang ada di daerah dengan jaga jarak atau jaga jarak aman dan disiplin untuk melaksanakannya, kemudian jaga jarak ini bukan hanya berlaku di tempat umum tapi juga berlaku di seluruh rumah tangga, di setiap keluarga, karena di antara keluarga belum tentu semuanya itu negatif, belum tentu seluruh anggota keluarga itu aman dari virus corona ini, oleh karenanya penjelasan-penjelasan yang secara terus menerus setiap saat tentang pentingnya jaga jarak dan diikuti disiplin yang tinggi harus menjadi prioritas dalam setiap kesempatan

Kemudian juga Bapak Presiden menegaskan dan menekankan kepada para gubernur bahwa penjelasan-penjelasan ini harus sampai ke tingkat yang paling rendah yaitu desa dan kelurahan, demikian juga harus melibatkan semua potensi yang ada di desa dan kelurahan, seperti halnya PKK, Karang Taruna, Posyandu, RT/RW, termasuk juga relawan-relawan yang diorganisir. Saatnya sekarang ini kita saling bahu membahu, saling bekerja sama dan saling menolong

Kemudian penegasan juga di sini oleh Bapak Presiden bahwa setiap daerah, setiap pejabat di daerah harus dapat menerjemahkan tentang ancaman yang semakin serius dari wabah corona ini dan bagaimana caranya kita semua bisa selamat, yang sehat harus tetap sehat, yang sudah terlanjur sakit diupayakan semaksimal mungkin untuk diobati

Kemudian juga Bapak Presiden tetap menegaskan agar masyarakat tidak panik, saling berbagi pengalaman, saling berbagi cerita yang bisa memberikan semangat agar kita bisa terhindar dari wabah ini, ada satu hal yang mungkin kami perlu sampaikan di sini, bahwa upaya untuk kita terhindar dari virus ini menurut sejumlah pakar dikarenakan imunitas kita yang harus bagus, daya tahan tubuh kita yang harus bagus, oleh karenanya, memakan makanan yang bergizi, menjaga perasaan, seperti hati tetap tenang, hati senang pikiran juga tidak boleh terlalu banyak, sehingga dengan demikian diharapkan imunitas tubuh kita bagus, ketika saatnya mungkin kita berpapasan dengan masyarakat yang sudah terlanjur positif kita memiliki daya tahan yang lebih baik

Kemudian yang kedua menyangkut rapid test, beberapa hari terakhir Kementerian Kesehatan telah menyalurkan sebanyak 125 ribu unit rapid test ke seluruh daerah. Kemudian Bapak Presiden menekankan di sini bahwa prioritas untuk penggunaan rapid test ditujukan kepada pekerja medis karena merekalah orang yang paling rentan, yang paling terdepan, yang berpeluang akan terpapar. Demikian juga kepada masyarakat yang berada di daerah-daerah zona yang rawan karena sudah ada sebagian dari masyarakat di kawasan tersebut positif terkena COVID ini

Kemudian yang berikutnya menyangkut alat pelindung diri. Sampai dengan hari ini Gugus Tugas telah menyalurkan sebanyak 105 ribu potong alat pelindung diri ke sejumlah provinsi, khususnya provinsi-provinsi yang ada di Pulau Jawa mengingat Pulau Jawa menjadi daerah yang paling banyak terpapar, khususnya di Jakarta. Kemudian rencananya, mudah-mudahan tidak ada hambatan, besok pagi dini hari akan tiba lagi sebanyak 70 ribu unit APD dan ini semuanya adalah produksi lokal, produksi dalam negeri, yang mana selama ini sebagian dari industri tekstil kita mengekspor ke sejumlah negara tetapi Bapak Presiden telah menegaskan seluruh industri tekstil harus memprioritaskan kebutuhan domestik dulu, kemudian apabila 70 ribu unit ini besok pagi bisa kita terima maka pada kesempatan pertama atas bantuan Panglima TNI dan jajarannya kita bisa mendistribusikan 2 ribu unit APD ke seluruh daerah, jadi mohon kepada Bapak Gubernur untuk bisa bekerja sama dengan Pangdam dan Kapolda supaya apabila barang ini tiba sesegera mungkin didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit yang memerlukan, karena pengalaman mulai dari kemarin dan juga sampai dini hari tadi ternyata masih ada rumah sakit yang belum mendapatkan APD padahal provinsinya telah didistribusikan. Jadi sekali lagi mohon bantuan dari kawan-kawan media untuk mengingatkan tentang pentingnya pendistribusian APD untuk diterima di rumah sakit-rumah sakit

Kemudian juga kami telah berbicara dengan Bapak Menteri Perindustrian Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita, semua industri yang berpotensi untuk mendukung penanganan COVID ini akan dioptimalkan, selain industri tekstil yang untuk memproduksi APD, masker dan juga sanitizer, dan kebutuhan lainnya sehingga kita mampu mendukung kebutuhan kita tanpa tergantung dari luar. Bahkan kalau ini bisa diproduksi secara maksimal, artinya industri bisa bekerja sama dengan komponen-komponen yang ada di daerah maka kelak mungkin bisa jadi kita bisa membantu pihak-pihak lain, negara-negara lain yang membutuhkan alat pelindung diri, karena sebagian besar industri tekstil ini berada di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara, negara-negara maju justru sudah mengurangi industri tekstil mereka

Kemudian yang keempat, upayakan semaksimal mungkin masyarakat yang masih sehat, untuk menjaga kesehatan dirinya, jangan anggap enteng, jangan anggap sepele, prosedur protokol ketentuan yang berhubungan dengan pencegahan hendaknya betul-betul ditaati, jaga jarak, jangan berdekatan, hindari kerumunan, ketika bepergian pun apabila tangan disengaja atau tidak disengaja menyentuh sesuatu jangan coba-coba menyentuh mata, hidung, dan mulut, apabila ingin memegang mata, hidung, dan mulut, harus dan wajib mencuci tangan terlebih dahulu sebagaimana yang telah disampaikan oleh para pejabat termasuk juga banyak relawan-relawan kita di bidang medis yang mengingatkan dan mencontohkan cara mencuci tangan yang baik

Kemudian juga penegakan hukum ke depan harus menjadi prioritas karena gubernur sesuai dengan Keppres Nomor 7 Tahun 2020 memiliki kewenangan untuk memberikan penegakan hukum dengan memanfaatkan aparat yang ada mengingat Kapolda dan Pangdam berada di bawah gubernur, organisasi gugus tugas inilah yang diharapkan bisa menjalankan fungsi kontrol, fungsi pengawasan, dan juga fungsi pencegahan kepada segenap masyarakat

Kemudian selanjutnya Bapak Presiden memerintahkan kepada para gubernur untuk membuat rencana aksi yang detail khususnya yang berhubungan dengan peta sebaran COVID-19 di wilayah masing-masing

Kemudian juga gubernur diminta melakukan refocussing dan realokasi dana sesuai dengan Inpres Nomor 4 Tahun 2020 termasuk program social safety nett yang diperluas untuk masyarakat miskin yang kurang sejahtera serta program padat karya tunai dan juga memangkas biaya-biaya yang tidak perlu

Kemudian semua kebijakan yang diambil oleh para gubernur selaku ketua gugus tugas diupayakan harus komprehensif harus holistik, melibatkan segenap komponen yang ada, termasuk juga tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh-tokoh lainnya sehingga kebijakan yang dikeluarkan mendapat dukungan yang penuh dari segenap lapisan masyarakat

Kemudian yang terakhir kami laporkan sampai dengan jam 11.00 tentang Wisma Atlet. Terdapat 102 orang pasien yang mendaftar mulai kemarin sore, kemudian yang dirawat sebanyak 71 orang dan 2 dijadwalkan akan dikirim ke RSPAD karena kondisinya kurang begitu baik. Kemudian yang dipulangkan sebanyak 31 orang, menurut data yang berhasil dikumpulkan oleh petugas medis mereka dalam kondisi sehat walafiat

Demikian yang dapat kami dapat sampaikan kepada kawan-kawan media. Terima kasih banyak


(dhn/fjp)