Round-Up

Ramai-ramai Pemda Imbau Acara Nikah Ditunda Gegara Corona

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 24 Mar 2020 09:15 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Jakarta -

Virus Corona semakin mewabah di Indonesia. Pemerintah Daerah pun mengimbau agar acara pernikahan ditunda dulu demi cegah penularan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkali-kali mengingatkan untuk melakukan social distancing atau jaga arak social. Pemerintah Daerah pun diminta untuk melakukan sosialisasi agar tidak ada kegiatan yang memancing keramaian, termasuk pernikahan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau untuk menunda resepsi pernikahan. Namun Anies memberi catatan jika resepsi tetap akan dilakukan.

"Menunda kegiatan resepsi. Apabila kegiatan resepsi pernikahan harus dilaksanakan, maka pihak penyelenggara harus melakukan langkah tegas dan disiplin di antara sebagai berikut," tulis Anies dalam seruannya, seperti dilihat detikcom, Kamis (19/2/2020).

"Wajib terdapat pemeriksa suhu tubuh para tamu sebelum masuk. Menyediakan ruang isolasi untuk tamu, apabila ditemukan tidak sehat dapat diantarkan ke ruang isolasi tersebut. Menyediakan hand sanitizer (pembersih tangan) di pintu masuk dan pintu keluar. Tidak diperkenankan berjabat tangan/bersalaman dan melakukan interaksi secara tanpa bersentuhan," sambungnya.

Pernyataan itu tertuang dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2020 tentang Menjaga Jarak Aman Warga dalam Bermasyarakat (Social Distancing Measure) Dalam Rangka Antisipasi dan Pencegahan Penularan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi DKI Jakarta.

Tak cuma di DKI, sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) lain juga menyerukan hal serupa. Warga diminta menunda acara pernikahan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyarankan bagi pasangan yang akan menikah dalam waktu dekat cukup melangsungkan akadnya saja dan menunda resepsi pernikahannya. Dia khawatir jika resepsi dipaksakan, bisa menjadi momen penularan virus yang mengganggu saluran pernafasan itu.

"Pernikahan, syariatnya adalah akad nikahnya yang terpenting, saya terima nikahnya Atalia Praratya, istri saya dan sah. Itu yang utama. Resepsi menurut saya nomor dua," ujar Emil di Gedung Sate, Kota Bandung pada Jumat (20/3).

Atau bila memang mau memaksakan, ia mencontohkan ide kreatif pasangan pengantin di Malaysia yang menggelar konsep drive-thru. Jadi pengantin berada di pinggir jalan, kemudian tamu yang hadir masuk dengan menggunakan mobil.

Uniknya tak ada kontak fisik yang dilakukan, seperti tradisi bersalaman yang lumrah dilakukan di Indonesia. Kotak ampau pun disimpan di bagian depan, sehingga tamu bisa memasukkan angpau lebih mudah, sebelum akhirnya penyelenggara pernikahan membagikan makanan yang bisa dibawa pulang.

"Semua ini berubah dengan fakta baru virus ini, maka pola kebiasaan pun menyesuaikan. Jadi tak ada istilahnya melarang, silakan saja tapi kurangi kerumunannya dengan jawaban saya tadi," katanya.

Alasan Jokowi Tak Ambil Langkah Lockdown:

Selanjutnya
Halaman
1 2