ADVERTISEMENT

Anies: Penanganan Virus Corona Bukan Jangka Pendek

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 15:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/2/2020). Rapat membahas revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam menangani virus Corona (COVID-19). Sebab, menurutnya, penanganan virus Corona (COVID-19) bukan hanya jangka pendek.

"(Tadi) Koordinasi dengan Pak Kapolda dan Pak Pangdam untuk menyiapkan minggu-minggu ke depan karena kita menyadari bahwa situasi yang sedang dihadapi saat ini bukan jangka pendek, maksudnya satu dua hari saja tapi ke depan," ujar Anies usai bertemu dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, dan Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2020).

Anies mengatakan, skenario jangka panjang harus disiapkan. Termasuk bagaimana menangani pasien terkait COVID-19 agar mendapat perawatan yang baik.

"Beliau (Kapolda dan Pangdam) baru selesai pemantauan Wisma Atlet, jadi sekarang kita menyusun skenario untuk bagaimana mengelola mereka-mereka yang masuk pasien dalam pasien dalam pengawasan untuk bisa dirawat lebih baik," tuturnya.

Selain itu, koordinasi bersama dengan Polri dan TNI dilakukan juga untuk mengimbau pembatasan kegiatan masyarakat. Anies menegaskan, akan ada menindak tegas masyarakat yang nekat berkumpul di tengah masa pandemi Corona.

"Soal itu juga kita bahas. Dari kepolisian, TNI dan jajaran Pemprov DKI, kita meminta seluruh masyarakat untuk menjauhi kegiatan pengumpulan orang. Jangan datang kemudian penyelenggara ditegur dan kami akan menindak tegas," kata Anies.

Anies Pastikan Ada Sanksi Bila Ada Kegiatan Berkumpul:

(aik/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT