Round-Up

Peringatan Bagi Anak Muda Sok Gagah di Masa Pandemi Corona

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 08:51 WIB
Anak muda
Ilustrasi anak muda. (Foto: Shutterstock)
Jakarta -

Pemerintah memberikan peringatan kepada para anak muda agar tetap waspada terhadap virus Corona (COVID-19). Meskipun memiliki daya tahan tubuh yang baik, anak muda bisa terjangkit virus Corona, tanpa gejala.

Sebagaimana diketahui, mereka yang biasa terjangkit virus ini biasanya akan mengalami sejumlah gejala awal. Mulai dari batuk kering, demam 37,5 derajat, badan lelah hingga sesak nafas. Namun, pemerintah menjelaskan bahwa gejala ini bisa juga tak dirasakan oleh mereka yang ada di kelompok umur muda.

"Data yang kita miliki dan data yang dimiliki secara global memang pada kelompok usia muda lebih memiliki daya tahan yang lebih baik dari yang usia lanjut. Namun harus dipastikan bahwa bukan berarti yang kelompok muda ini tidak bisa terkena. Bisa kena dan tanpa gejala," ujar Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona (COVID-19), Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Grha BNPB, Jakarta, Sabtu (21/3).

Peringatan Bagi Anak Muda Sok Gagah di Masa Pandemi CoronaAchmad Yurianto. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Oleh karena itu, Yuri mengimbau agar anak muda tetap melakukan social distancing alias jaga jarak. Dia mengingatkan agar anak muda jangan sok gagah dan akhirnya abai dengan bahaya Corona ini.

"Tadi sudah dibicarakan social distancing dan pada variabel orang muda. Jangan kemudian sok gagah-gagahan. Meskipun tubuhnya kuat, tapi dia juga bisa menularkan ke orang tua. Buat dia sih nggak ada masalah, tapi buat orang tua yang menjadi masalah," ungkap Yuri.

Yuri mengatakan, anak muda lah yang kebanyakan mengindahkan imbauan social distancing. Yuri menyebut, tren ini juga terjadi di negara lain.

"Justru itu data yang direkap dari seluruh dunia, termasuk di China, termasuk di Korea. Karena memiliki daya tahan tubuh lebih baik, dia merasa nggak sakit, padahal dia sudah terinfeksi. Untuk dia gejalanya minimal, tetapi jangan lupa bahwa dia membawa penularan untuk anggota keluarganya yang tua," jelasnya.

Dibatasi, Penumpang KRL Malah Menumpuk:

Selanjutnya
Halaman
1 2