Round-Up

Catat! KRL-MRT-TransJ Beroperasi sampai Pukul 20.00 WIB saat Jakarta Darurat Corona

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 05:41 WIB
PT KCI mendata adanya penurunan jumlah penumpang KRL. Hal itu terjadi setelah adanya imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan serta kerja dari rumah.
Ilustrasi KRL (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -
Status tanggap darurat bencana virus Corona diberlakukan di Jakarta. Transportasi publik di Ibu Kota melakukan penyesuain jadwal operasionalnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta sebagai legalitas penetapan status Tanggap Darurat Bencana Wabah Corona. Status tersebut dimulai sejak hari ini, 20 Maret 2020. Kepgub tersebut menyusul penetapan status Tanggap Darurat Bencana di Jakarta.
Anies sebelumnya menjelaskan, penetapan status tersebut dilakukan lantaran perkembangan kasus Corona di Jakarta yang semakin meningkat. Atas kebijakan itu, Dirut TransJakarta Yoga Adiwinarto, Dirut PT MRT Jakarta William Sabandar, VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo menyampailan perubahan jadwal pelayanan armada mereka.

Berikut jadwal operasional KRL, MRT, TransJakarta Mulai 23 Maret:

KRL
VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, menyatakan mereka telah melakukan beragam upaya untuk mencegah penyebaran Corona di KRL, seperti menyemprotkan disinfektan dan menyediakan hand sanitizer.

"Mulai Senin, 23 Maret 2020, upaya ini akan diperkuat dengan penyesuaian (jam) operasional KRL Commuter Line," jelas Anne Purba dalam keterangannya pada Minggu 22 Maret 2020.

Dalam penyesuaian jam operasional KRL ini, KCI tetap melayani dengan sebagian besar rangkaian kereta formasi 12 (sf 12) ataupun formasi 10 (sf 10) dalam rangka social distancing saat menggunakan transportasi publik. Kebijakan ini adalah sinkronisasi dengan berbagai moda transportasi publik lainnya di Jakarta yang mulai Senin, 23 Maret 2020, juga melakukan penyesuaian jam operasional.

"Kami mohon kerja sama dari para pengguna KRL untuk mengikuti berbagai upaya menjaga jarak ini dan menyesuaikan kembali perjalanannya terutama pada keberangkatan pagi dan sore hari. Calon pengguna KRL juga dapat mempertimbangkan kembali, apabila bukan keperluan yang mendesak, sebaiknya mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap di rumah," jelas Anne Purba.

Penyesuaian pola operasi KRL ini berlaku hingga dua pekan mendatang, namun juga menyesuaikan dengan perkembangan terkini di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya. Penyesuaian maupun perubahan jadwal KRL Commuter Line selanjutnya akan disampaikan melalui aplikasi KRL Access, Twitter @CommuterLine, Instagram @commuterlilne, dan Facebook Commuter Line.

Berikut ini penyesuaian operasional KRL Commuter Line mulai 23 Maret 2020:

A. Jam operasional seluruh lintas/rute KRL adalah mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB, mengoperasikan 713 perjalanan KRL.

B. Jarak antar kereta/headway:
1. Lintas Bogor/Depok-Jakarta Kota PP:
Headway pada pagi dan sore hari 10-15 menit.
2. Lintas Bogor/Depok/Nambo-Angke/Jatinegara PP:
Headway pada pagi dan sore hari 10-15 menit.
3. Untuk lintas lain, yaitu Bekasi-Jakarta Kota PP; Maja/Parungpanjang/Serpong-Tanah Abang PP; Tangerang-Duri PP dan; Tanjung Priok-Jakarta Kota PP:
Headway pada pagi dan sore hari 15-30 menit.
4. Untuk relasi Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota sesuai jadwal existing dengan jam operasional 06.00-20.00 WIB.

Dibatasi, Penumpang KRL Malah Menumpuk:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3