Masjid di Tangsel Ini Punya 'Rumah Antivirus' untuk Jemaah yang Beribadah

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Minggu, 22 Mar 2020 18:33 WIB
Rumah Antivirus ( Dok. Remaja Masjid Agung Al Ikhlas Pondok Cabe)
Rumah antivirus (Foto: dok. Remaja Masjid Agung Al Ikhlas Pondok Cabe)
Jakarta -

Pengurus Masjid Agung Al Ikhlas Pondok Cabe, Tangerang Selatan, membuat tenda disinfeksi secara mandiri yang dinamai 'rumah antivirus' untuk mencegah Corona. Jemaah yang datang harus disemprot disinfektan sebelum masuk ke masjid.

"Rumah antivirus ini buat secara mandiri, atas kesadaran masyarakat sekitar dibantu oleh remaja masjid. Disterilkan dengan disinfektan untuk jemaah yang ingin tetap melaksanakan ibadah," kata pengurus Remaja Masjid Agung Al Ikhlas Pondok Cabe, Zulfahmi, saat dihubungi detikcom, Minggu (22/3/2020).

Menurut Fahmi, rumah antivirus itu dibuat sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona. Pasalnya, meski sudah ada imbauan untuk salat di rumah, jemaah yang berusia lanjut masih banyak yang ingin tetap salat berjemaah di masjid.

"Karena, mohon maaf, orang tua, baba haji, (orang sepuh), kalau masjid ditutup mereka mengeluh, namanya sepuh, mungkin agak gaptek atau kurang informasi. Harusnya keluarga, anak dan cucu-lah yang menginformasikan dan mengimbau, atau bisa jadi kita kita yang kurang mensosialisasikan secara clear dampak wabah ini. Kami sadar betul, lingkungan kami kurang aware tentang wabah ini," jelas Fahmi.

"Ya meskipun sudah kita sudah imbau untuk #dirumahsaja seperti imbauan dari pemerintah dan ulama tentang ibadah di rumah saja, apa daya dengan 'sepuh'. Jadi beginilah cara kami, anak muda," imbuhnya.

Dari video yang dikirimkan Fahmi, terlihat jemaah antre untuk disemprot disinfektan di tenda antivirus itu sebelum masuk masjid. Jemaah laki-laki berusia tua hingga anak-anak masuk bergantian satu per satu ke tenda tersebut.

Saat ini hanya ada satu tenda rumah antivirus yang ada di Masjid Agung Al Ikhlas. Di depan tenda pun dipasang informasi terkait pencegahan dan penanganan virus Corona.

Fahmi mengatakan masih cukup banyak orang yang datang ke masjid di setiap waktu salat. Menurutnya, jemaah menyambut positif keberadaan rumah antivirus itu dan bersedia disemprot disinfektan sebelum masuk masjid.

"Alhamdulillah (reaksi jemaah) positif. Sebelumnya, masjidnya juga sudah kami semprot. Masih lumayan ramai (jemaah yang datang ke masjid). Iya, kami arahkan ke tenda," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2