2 Pasien Dalam Pengawasan di Merauke Positif Terkena Virus Corona

Saiman - detikNews
Minggu, 22 Mar 2020 17:42 WIB
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersiap melakukan tes cepat (rapid test) pendeteksian COVID-19 kepada orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020). Tes tersebut diperuntukan bagi peserta Seminar Anti Riba yang berlangsung di Babakan Madang Kabupaten Bogor pada 25-28 Februari 2020, dimana dua orang peserta seminar tersebut meninggal dunia di Solo Jawa Tengah akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.
Foto: Ilustrasi terkait virus Corona (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Timika -

RSUD Merauke tengah merawat 6 Pasien Dalam Pengawasan virus Corona, sebelumnya hanya 2 PDP. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke Muskita Nevile menjelaskan perincian 6 pasien tersebut.

"Jadi saat ini RSUD Merauke tengah merawat 6 PDP, sebelumnya 2, tadi malam ada yang masuk ke RSUD 4. Mereka mengeluh, batuk, pilek dan nyeri tenggorokan," ujar Muskita via telepon kepada detikcom, Minggu (22/3/2020).

Ke-4 pasien itu adalah laki-laki 46 tahun, laki-laki 31 tahun, laki-laki 51 tahun dan laki-laki 33 tahun. Keempat pasien tersebut saat ini tengah dalam perawatan.

Muskita menambahkan, 2 PDP yang lebih awal masuk ke RSUD Merauke kondisinya masih stabil. Namun 2 PDP yang lebih dulu dirawat dinyatakan positif COVID-19.

"Jadi kedua PDP yang awal masuk itu dari hasil labnya keduanya positif COVID-19," kata Dokter Muskita.

Selain penambahan pasien dalam pengawasan, Satgas Gugus Tugas Covid-19 Merauke saat ini juga tengah melakukan pemantauan terhadap orang yang sebelumnya sempat kontak dengan PDP, dan kini jumlahnya pun bertambah. Penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP), yang sebelumnya 52 kini menjadi 62 ODP.

"Selain PDP kita ada tambahan ODP sebelumnya 52 orang, sekarang sudah menjadi 62 orang," sebut Muskita.

Pihaknya mengimbau warga untuk tetap tenang dan tetap diam di rumah. Warga jangan panik dengan informasi bertambahnya PDP di Merauke.

(gbr/gbr)