Anggota Komisi V Usul Anggaran Infrastruktur Dialihkan untuk Corona

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 20 Mar 2020 19:49 WIB
Pandemi virus Corona telah menginfeksi lebih dari 217 ribu orang di sedikitnya 166 negara dan wilayah. Jumlah korban meninggal telah melampaui 8.900 orang.
Ilustrasi Penanganan Pasien Corona (Getty Images)
Jakarta -

Anggota Komisi V DPR RI, Irwan mengusulkan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalihkan anggaran infrastruktur 2020, salah satunya pembangunan bandara, untuk penanganan virus Corona (COVID-19). Namun Irwan mengingatkan pengalihan anggaran tersebut ini harus dibicarakan dengan DPR.

"Sudah waktunya realokasi anggaran infrastruktur dan sektor lainnya dialihkan untuk penanganan wabah Corona dan dampaknya. Yang penting harus diingat agar tetap prosedural dan konstitusional," kata Irwan kepada wartawan, Jumat (20/3/2020).

Irwan menilai pemerintah perlu mempercepat pengalihan anggaran infrastruktur. Sebab, sebut anggota Komisi V dari Fraksi Demokrat itu, penyebaran virus Corona di Indonesia pesat.

"Pemerintah perlu bergerak cepat dan tuntas atasi penyebaran COVID-19 karena dampaknya sudah mengancam kehidupan segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia," sebut Irwan.

Sekadar informasi, anggaran pembangunan infrastruktur dalam APBN 2020 mencapai Rp 400 triliun. Jumlah tersebut tercatat yang paling tinggi selama Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintah.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memerintahkan semua pejabat, baik di tingkat kementerian maupun tingkat pemerintah daerah, memangkas anggaran belanja negara. Jokowi memerintahkan perangkat daerah memperbesar pemberian dana bantuan sosial ke masyarakat di tengah wabah Corona Indonesia.

"Saya perintahkan ke semua menteri, juga pemda, untuk memangkas rencana belanja APBN maupun APBD yang tidak prioritas, banyak sekali, yang tidak prioritas pangkas dulu. Anggaran-anggaran perjalanan dinas, belanja rapat-rapat, pembelian barang tidak prioritas, saya minta dipangkas. Saya perintahkan, baik di pemda bubernur, wali kota, untuk lakukan hal yang sama," tegas Jokowi dalam rapat terbatas tentang penanganan COVID-19 yang disiarkan langsung di YouTube, Jumat (20/3).

(zak/jbr)