Cegah Corona di KKP, Menteri Edhy Bentuk Satgas Penanggulangan

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikNews
Jumat, 20 Mar 2020 13:24 WIB
Edhy Prabowo
Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran virus Corona (Covid-19).

Melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen) bernomor 27/Kepmen-KP/2020, Satgas tersebut akan bekerja untuk mencegah, memberikan pertolongan, dan menanggulangi penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Kemudian memberikan pertolongan atau pelayanan mengantar jika ada masyarakat atau pegawai yang membutuhkan pengantaran ke rumah sakit dengan menggunakan ambulance," ujar Edhy, dalam keterangan tertulis, Jumat(20/3/2020).

Pelaksana tugas harian (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP Antam Novambar ditunjuk sebagai Ketua Satgas tersebut. Adapun salah satu tugasnya ialah melakukan pengawasan, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan pencegahan, penanggulangan dan penyebaran Covid-19. Sementara yang menjadi anggotanya, yaitu seluruh jajaran eselon I dan II di lingkungan KKP.

Masa kerja Satgas tersebut terhitung sejak hari Rabu (18/3) dan akan berakhir bersamaan dengan berakhirnya status keadaan tertentu darurat bencana penyakit akibat wabah virus corona. Selain itu para anggota harus menerima, membantu, dan memberikan pelayanan berupa informasi yang berhubungan dengan virus Covid-19.

Sejalan dengan Kepmen tersebut, akan dibangun pula Posko Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 KKP di sekitaran Gedung Mina Bahari (GMB) I. Fasilitas juga disediakan seperti ambulance, tenaga medis, serta alat kesehatan penunjang seperti tabung oksigen, kursi roda, masker, dan obat-obatan.

Sebagai informasi, sebelumnya pada hari Minggu (15/3), Menteri KKP Edhy Prabowo juga sudah mengeluarkan kebijakan agar jajarannya meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi agar terhindar dari Covid-19. Melalui surat edaran bernomor B.181/SJ/KP.620/III/2020, terdapat sejumlah ketentuan pemberlakuan sistem kerja di lingkungan KKP, seperti work from home serta peniadaan atau pembatalan kunjungan ke daerah dan luar negeri.

Selain itu dilakukan juga penyemprotan disinfektan ke semua ruang kantor di KKP, pengecekan suhu tubuh pegawai dan tamu, serta penyiapan hand sanitizer di dekat pintu masuk dan lift yang berada di lingkungan kerja.

(ega/ega)