Gatot Jelaskan 'Makmurkan Masjid saat Corona': Saya Tetap Patuh Ulama

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 20 Mar 2020 08:16 WIB
gatot nurmantyo
Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menjelaskan kembali maksud 'memakmurkan masjid' di tengah wabah virus corona COVID-19. Gatot menegaskan dirinya patuh terhadap ulama dan pernyataannya tidak bertentangan dengan fatwa MUI.

Fatwa MUI yang dimaksud adalah fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi terjadi Wabah COVID-19. Gatot menyadari imbauannya sempat menuai polemik.

"Saya ini seorang Santri dan harus patuh taat pada ulama, maka saya sangat meyakini bahwa imbauan saya tersebut sama sekali tidak bertentangan dengan fatwa Majelis Ulama Nomor 14 Tahun 2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi terjadi wabah Covid-19," ujar Gatot dalam akun Instagram nurmantyo_gatot, Jumat (20/3/2020). Akun ini terverivikasi sebagai akun resmi Gatot.

[Gambas:Instagram]


Gatot menekankan, unggahan yang ia posting sebelumnya semata ingin mencegah potensi berkembangnya stigma masjid sebagai pusat penyebaran COVID-19.



"Untuk digarisbawahi pernyataan pada unggahan dimaksud, terutama kalimat : "Mereka beramai-ramai menggaungkan phobia dengan Masjid. Seakan-akan Masjid sebagai sumber penularan covid-19??". Ajakan saya untuk tetap memakmurkan masjid semata ingin mencegah potensi berkembangnya stigma masjid sebagai pusat penyebaran Covid-19, di tengah tidak adanya gaung ajakan serupa dari kalangan gereja, vihara, pura, klenteng dan tempat ibadah lainnya," ujar Gatot.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3