Ribuan Peserta Ijtima Dunia Ditampung di Asrama Haji Makassar

ADVERTISEMENT

Ribuan Peserta Ijtima Dunia Ditampung di Asrama Haji Makassar

Moehammad Bakrie - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 23:23 WIB
Ribuan Peserta Ijtima Dunia Ditampung di Asrama Haji Makassar
Ribuan Peserta Ijtima Dunia Ditampung di Asrama Haji Makassar (Moehammad Bakrie/detikcom)
Makassar -

Ribuan peserta Ijtima Dunia Zona Asia 2020 dievakuasi di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka menunggu jadwal pemulangan usai pemda setempat dan panitia sepakat membatalkan acara untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

Mereka diangkut dari lokasi acara di Pakkatto, Gowa, menggunakan bus dan truk milik TNI dan Polri. Sesampai di Asrama Haji, para peserta disemprot cairan disinfektan oleh petugas TNI.

"Jadi sesuai kesepakatan acaranya ditunda, maka kita punya kewajiban untuk memulangkan. Nah pemulangan ini tentunya bertahap karena butuh proses," kata Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Kamis (19/03/2020).

Ribuan peserta ini ditempatkan pada tenda-tenda yang telah dipasang sejak Kamis (19/3) sore. Sementara untuk keperluan makan dan minum, petugas Tagana BNPB Sulsel menyiapkan dapur umum.

"Kami siapkan tenda yang kapasitasnya itu mencapai 4.000 orang. Insyaallah cukup untuk menampung mereka selama menunggu keberangkatan di sini. Makannya kita siapkan dapur umum," lanjutnya.

Para peserta yang ditampung di asrama haji ini berasal dari beberapa wilayah di Indonesia, seperti Kalimantan hingga Papua. Mereka ada yang baru tiba menggunakan pesawat, namun ada pula yang tiba sejak beberapa hari yang lalu dengan kapal laut.

"Kami datang ke sini menggunakan dana pribadi itu karena Allah semata. Rombongan saya ini ada 24 orang dari Kalimantan Barat. Jadwal pulangnya ada yang besok ada yang lusa pakai pesawat," kata seorang peserta, Nazaruddin.

Meski sedih karena acara itu dibatalkan, mereka mengaku menerima keputusan bersama pemerintah itu sebagai upaya untuk menangkal penyebaran virus Corona.

"Agak sedih juga, karena kami menganggap ini salah satu ikhtiar untuk menjauhkan bangsa ini dari bala sesuai tuntunan agama. Tapi karena keputusan pemerintah begitu, ya, kita patuhi," sebutnya.

Sebelumnya, kegiatan Ijtima Dunia Zona Asia yang dihadiri 10 ribu peserta di Pakkatto, Gowa, dibatalkan atas kesepakatan panitia dan pihak pemerintah. Semua peserta yang menunggu jadwal pemulangan ditempatkan di dua lokasi berbeda, yakni Hotel Grand Sayang dan Asrama Haji Sudiang.

(isa/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT