Peserta Ijtima Dunia Telanjur Kumpul di Gowa, Kapolda: Kita Upayakan Bubar

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 13:59 WIB
Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe
Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe (Noval/detikcom)
Makassar -

Sekitar 8.000 lebih peserta ijtima ulama untuk kawasan Asia telah telanjur berkumpul meski ada edaran pemerintah agar kegiatan itu ditunda demi mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe menegaskan pihaknya akan mengupayakan peserta bubar.

"Sekarang walaupun telanjur (kumpul), tetap kita upayakan untuk membubarkan diri, dan itu sudah disepakati oleh yang bersangkutan, akan menyelesaikan kegiatan itu tanpa diawali dengan kegiatan awal," kata Guntur di Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (19/3/2020).

Guntur memastikan pihaknya bersama Kodam XIV/Hasanuddin dan Pemprov Sulsel akan memfasilitasi kepulangan seluruh peserta. Kendaraan bis dan truk disiapkan untuk mengantar peserta dari wilayah Sulsel.

"Artinya setelah pembubaran ini ada orang yang dikirim atau diantar. Kita akan upayakan, bagaimana caranya kita akan siapkan fasilitas khususnya yang bisa ditempuh dengan darat kita upayakan pagi ini. Kita siapkan bus sesuai dengan asal daerah masing-masing, per daerah (di dalam Sulsel)," ujarnya.

"Bukan hanya dari kepolisian saja yang mengawal, tapi dari TNI ikut mengawal. Termasuk kendaraannya, kendaraannya itu kita siapkan," imbuhnya.

Guntur juga meminta masyarakat sekitar Gowa tidak panik dan tetap tenang. Tim medis dari unsur Polda Sulsel hingga Pemprov Sulsel telah disiagakan.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mewajibkan pemerintah daerah di wilayah Sulsel langsung mengisolasi para peserta sesaat setelah tiba di daerahnya. Guntur memerintahkan jajaran Polres ikut mengawal proses isolasi.

"Sudah kami sampaikan kepada para kapolres agar mereka (peserta) yang kembali agar (dikawal saat isolasi)," tuturnya.

Simak video Cegah Wabah Corona, Gereja di Solo Disemprot Disinfektan:

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/idn)