Janji Loyal Bobby Meski Tak Jadi Cawalkot Dinilai Tunjukkan 'Harga Tinggi' PDIP

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 17 Mar 2020 12:11 WIB
Bobby Nasution berjaket hitam (Ahmad Arfah/detikcom)
Bobby Nasution (berjaket hitam) Foto: Ahmad Arfah/detikcom
Medan -

Menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, mengatakan dirinya bakal loyal sebagai kader PDIP meski tak diusung sebagai cawalkot Medan. Pernyataan Bobby ini dinilai menunjukkan 'harga tinggi' PDIP dalam memberi dukungan terhadap kandidat.

Akademisi Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU) Fernanda Putra Adela menilai ada beberapa makna di balik ucapan Bobby. Pertama, Bobby dinilai ingin menarik dukungan secara persuasif dari PDIP.

"Ini komunikasi politik yang dibangun secara persuasif yang kira-kira Bobby Nasution ingin mengatakan 'aku sebagai kader dan aku loyal dengan partai maka aku tidak salah kalian usung'. Kira-kira gitu. Karena tidak mungkin pula Bobby Nasution ngotot, keras untuk meminta kepada PDIP, dia menggunakan cara-cara persuasif," ucap Fernanda, Selasa (17/3/2020).

Dia juga ragu Bobby tak maju di Pilkada Medan jika nantinya PDIP tak mendukung. Menurutnya, hal tersebut malah membuat Bobby semacam tak menghargai proses di partai lainnya.

"Kemudian kita ragukan sebenarnya statement dia kalau dia tidak diusung PDIP dia tidak maju menjadi cawalkot. Karena tentu itu pasti mengecewakan banyak parpol yang mau mendukung dan mengusung Bobby Nasution sebagai cawalkot mereka. Apalagi seperti Gerindra yang cukup mencalonkan tunggal itu, kan seperti 'tidak menghargai' proses yang sudah dilakukan Bobby Nasution di beberapa partai," ucapnya.

Fernanda kemudian menilai pernyataan Bobby tersebut menunjukkan 'harga tinggi' PDIP dalam memberi rekomendasi cawalkot Medan. Dia membandingkan sikap PDIP dengan partai lain yang terang-terangan mendekat hingga mengusung Bobby.

Tonton juga PDIP Minta Bobby Nasution Belajar Jadi Kepala Daerah ke Azwar Anas :

Selanjutnya
Halaman
1 2