Polisi Bongkar Penyelundupan 208 Kg Sabu di Kalsel

Muhammad Risanta - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 12:46 WIB
Polda Kalsel
Konferensi pers di Polda Kalsel (Foto: Muhammad Risanta/detikcom)
Banjarmasin -

Polisi mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu dan ekstasi dalam jumlah besar dari Malaysia ke Kalimantan Selatan (Kalsel). Total 208 kg sabu dan 53.969 butir ekstasi diketahui di dalam mobil yang dikendarai pelaku berinisial D.

Mobil yang dikendarai D itu diberhentikan polisi di Jalan Simpang Empat, Kabupaten Tabalong, Kalsel. Dari penggeledahan diketahui barang haram dalam jumlah besar itu disembunyikan di dalam mobil.

Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Iwan Eka Putra menyebut penangkapan D berawal dari adanya laporan dari masyarakat bila ada penyelundupan narkoba dari Malaysia. Mobil yang dikendarai D itu pun dicegat dan didapati barang haram dalam jumlah besar itu. Polisi menduga D tidak bekerja sendiri.

"Kami masih melakukan pengembangan lebih jauh lagi. Sejauh ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan secara intensif," kata Kombes Iwan dalam konferensi pers pengungkapan kasus itu di kantor Polda Kalsel, Senin (16/3/2020).

Dalam konferensi pers itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor turut hadir bersama dengan Tokoh Banua (Kalsel) Rosehan Noor dan Anggota Komisi III DPR Habib Aboe Bakar Alhabsy serta ulama Banjarmasin Zuhdian Noor. Gubernur Sahbirin geram dengan penyelundupan narkoba itu.

"Jangan berbicara besarnya namun dampaknya bagi Kalimantan Selatan. Kalau ini sempat beredar di Banua, bisa bikin masyarakat sinting alias lengo!" kata Sahbirin.

"Sungguh keterlaluan dan tidak ada ampun bagi siapa pun yang mengedarkan dan menyeludupkan ke Kalsel," imbuh Sahbirin.

Tonton juga Menelusuri Rumah yang Dijadikan Pabrik Sabu di Jakarta Utara :

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/dhn)