Round-Up

Titah Jokowi Status Darurat Daerah Tak di Tangan Pusat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 09:28 WIB
Lewat konferensi pers, Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan mengenai penanganan pemerintah terhadap virus corona COVID-19.
Presiden Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)

Jokowi bertitah, status darurat nasional COVID-19 tidak di tangan pusat, melainkan di tangan daerah. Namun juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, memberikan keterangan agak berbeda. Yuri mengatakan Jokowi sudah mendeklarasikan status darurat nasional, atau lebih tepatnya begini istilah yang dikatakan Yuri.

"Artinya kita saat ini di posisi tanggap darurat bencana non-alam pandemi COVID-19. Tidak ada lagi derajat lebih tinggi dari ini, ini sudah paling tinggi," kata Yuri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Minggu (15/3).

Dia mendasarkan penjelasannya pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007. Bencana non-alam di sini diartikan sebagai wabah atau pandemi. Sekarang, Indonesia ada di status yang tertinggi, status yang tak bisa ditetapkan oleh kepala daerah melainkan harus Presiden.

"Ada dampak ikutan lebih besar, makanya Presiden sendiri yang mengumumkan," kata Yuri.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3