Di Tengah Ancaman Corona, PLN Tetap Siaga Jaga Pasokan Listrik

Abu Ubaidillah - detikNews
Minggu, 15 Mar 2020 22:03 WIB
Petugas PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang mendeteksi kabel bawah tanah dengan menggunakan alat cable tracer untuk memastikan keandalan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) 20 kV di KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol Jakarta, Kamis (17/7/2014). PLN jaga pasokan listrik KPU 24 jam penuh.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berupaya menjaga pasokan listrik masyarakat Indonesia. Sejak awal Maret, PLN telah menerapkan upaya pencegahan penyebaran virus corona COVID-19 agar seluruh pegawai PLN tetap dapat bekerja dengan maksimal.

Menurut Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, bagaimanapun listrik merupakan kebutuhan yang harus tetap ada di rumah-rumah. Maka dari itu, pihaknya akan terus siaga untuk memastikan pasokan listrik ke rumah-rumah tetap aman.

"Semua itu kami lakukan untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh pelanggan PLN, kami juga instruksikan kepada seluruh insan PLN agar tetap bertugas menjaga pasokan energi listrik," terang Zulkifli dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3/2020).

Berbagai upaya dilakukan PLN untuk menjaga kondisi agar para pegawainya tetap dapat bekerja. Salah satunya adalah dengan menangguhkan perjalanan ke luar negeri. Bagi yang telah melakukan perjalanan ke luar negeri, diwajibkan untuk memberi laporan riwayat perjalanan. Bagi yang mendapat orange atau red alert, diwajibkan melakukan prosedur deteksi dini di unit kesehatan setempat.

PLN juga melakukan pemeriksaan tubuh pegawai dan tamu, melakukan pengecekan riwayat perjalanan, menyediakan masker, hand sanitizer, sarung tangan, serta thermal gun. PLN juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kantor PLN.

"Kami telah memetakan, bagian-bagian mana yang harus tetap bekerja penuh tidak boleh berhenti atau 24 jam, dan bagian mana yang dapat dijalankan melalui kantor-kantor PLN, dan bagian-bagian mana yang dapat dikerjakan oleh pegawai dari tempat tinggal mereka," terang Zulkifli.

Sekarang, lanjutnya, PLN melakukan pemeriksaan kesehatan kepada petugas control room, dispatcher pengelola air listrik, dan contact center PLN 123. Riwayat perjalanan pribadi mereka dan anggota keluarga mereka juga akan dikontrol.

Angkutan antar jemput pun telah disediakan oleh PLN untuk mengangkut pegawai dari rumah ke tempat kerja untuk menghindarkan mereka dari penularan COVID-19. Pada unit kerja yang bersifat kritikal, PLN juga menyediakan ruang pemeriksaan kesehatan rutin lengkap dengan para petugas medis.

Selain itu, selama jam kerja mereka akan mendapat makanan dan vitamin tambahan serta dilarang memasuki area kerja di luar control room dan dispatcher. PLN juga menambah unit control system sebagai cadangan guna memastikan pasokan listrik tak terganggu.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas dalam kondisi prima sehingga bisa bekerja maksimal dalam menjaga pasokan listrik bagi masyarakat" pungkasnya.

(akn/ega)