Bule Tewas di Atas Motor di Denpasar Bali, Dievakuasi Petugas Ber-Hazmat

Angga Riza - detikNews
Minggu, 15 Mar 2020 21:44 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Foto: Ari Saputra
Denpasar -

Seorang warga negara asing (WNA) laki-laki ditemukan tewas di atas motor yang dikendarainya. WNA tersebut dievakuasi oleh tim medis yang menggunakan baju hazmat serta alat pelindung diri.

Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan mengatakan WNA itu tewas diduga minum alkohol berlebihan.

"Penyebabnya sampai sejauh ini masih dalam pendalaman pihak medis tetapi dari data yang kita dapat sebelum dia di lokasi dia ada minuman-minuman keras di daerah Denpasar Selatan. Jadi sementara kita duga keras bahwa penyebab kematianya karena terlalu banyak minum-minuman keras untuk lebih lanjut kita akan dalami kembali sambil menunggu hasil resmi dari pihak yang berkompeten, disitu dalam hal ini dari pihak rumah sakit yang saat ini di Sanglah," kata Jansen saat dihubungi detikcom, Minggu (15/3/2020).

Adapun WNA itu ditemukan tewas di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, pukul 18.00 WITA. Bule tersebut meninghal diatas motor dengan keadaan tanpa baju dan langsung di evakuasi oleh tim medis menggunakam APD. Saat ini WNA tersebut sudah dievakuasi ke RS Sanglah untuk dilakukan tes.

"Sedang di Sanglah ya tapi sebelum dilokasi tempat dia ditemukan dia itu dia ada dilokasi tempat minum dan saksi mata dia banyak minum arak alkohol. Sekitar hampir jam 18.00 sore," ungkan Jansen.

Jansen menambahkan tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh WNA tersebut. Hanya ada sedikit goresan karena terjatuh saat bule tersebut tidak sadarkan diri.

"Nggak ada, mungkin karena ya tadi karena pengaruh benturan karena dia minum, namanya mabuk kan pas dia mau jatuh. Nggak ada, hasil visum luarnya nggak ada, cuma diduga ada lecet sedikit karena benturan," jelas Jansen.

WNA itu dievakuasi oleh tim medis sesuai dengan protap yang telah ditentukan. Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak RSUP Sanglah.

"Ya kan sesuai protap karena untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan kan kita prinsip mencegah lebih baik dari pada mengobati. tetapi ini kan masih menunggu hasil yang lebih jelas cuma tadi yang seperti saya bilang itu, sebelum ditemukan dilokasi ada saksi mata melihat di lokasi tempat minum-minuman keras jadi diduga akibat terlalu banyak minum sementara dugaanya seperti itu," tegas Jansen.

(eva/eva)