Bila Darurat Nasional Corona Ditetapkan Jokowi, Ini yang Terjadi

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 15 Mar 2020 09:46 WIB
Masih terkait Corona, Jokowi mengaku menambah dosis mengkonsumsi jamu dari sehari sekali, menjadi 3 kali sehari. Istimewa/Dok. Biro Pers Setpres.
Presiden Jokowi (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)

BNPB dan BPBD dapat kemudahan akses

Bila status darurat bencana ditetapkan, BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bakal mempunyai kemudahan akses menangani bencana, yakni akses untuk mengerahkan sumber daya manusia, mengerahkan peralatan, serta mengerahkan logistik.

BNPB dan BPBD juga bakal punya kemudahan akses ke imigrasi, cukai, dan karantina, kemudahan akses perizinan, pengadaan barang/jasa, pengelolaan pertanggungjawaban uang atau barang, penyelamatan, serta akses komando untuk memerintahkan sektor/lembaga.

Yang didapat masyarakat

Bila tanggap darurat bencana dideklarasikan, masyarakat terdampak akan mendapatkan perlakuan tertentu. Masyarakat terdampak akan diselamatkan dan dievakuasi.

Masyarakat terdampak juga akan dipenuhi kebutuhan dasarnya. Kebutuhan dasar meliputi kebutuhan air bersih dan sanitasi, pangan, sandang, pelayanan kesehatan, pelayanan psikososial, serta penampungan dan tempat hunian.

Kelompok rentan akan dilindungi. Mereka yang termasuk kelompok rentan adalah bayi, balita, anak-anak, ibu yang mengandung atau menyusui, penyandang cacat, dan orang lansia. Sarana dan prasarana vital juga akan dipulihkan.

Posko nasional diaktifkan

Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 03 Tahun 2016 tentang Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana mengatur 'status keadaan darurat bencana nasional'.

Bila status itu dideklarasikan, Posko Nasional Penanganan Darurat Bencana (PDB) diaktifkan. Tak hanya Posko Nasional, ada juga pos lapangan, pos pendukung, dan pos pendamping PDB di wilayah yang diaktifkan.

Halaman

(dnu/mae)