Bila Darurat Nasional Corona Ditetapkan Jokowi, Ini yang Terjadi

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 15 Mar 2020 09:46 WIB
Masih terkait Corona, Jokowi mengaku menambah dosis mengkonsumsi jamu dari sehari sekali, menjadi 3 kali sehari. Istimewa/Dok. Biro Pers Setpres.
Presiden Jokowi (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan dengan sangat agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendeklarasikan status darurat nasional untuk merespons pandemi virus Corona. Bila status darurat nasional diterapkan, ada sejumlah hal yang bakal dilakukan pemerintah. Berikut ini penjelasan mengenai status tersebut.

Dihimpun dari sejumlah peraturan perundang-undangan yang relevan, Minggu (15/3/2020), Indonesia mengenal adanya 'status keadaan darurat bencana nasional'.

Bila kondisi itu ditetapkan, hal yang terjadi adalah: dana siap pakai bisa digunakan, BNPB dan BPBD mendapat kemudahan akses menangani bencana, kebutuhan dasar masyarakat dipenuhi negara, serta posko nasional diaktifkan.

Lewat suratnya kepada Jokowi, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus sendiri menyarankan dengan sangat (strongly recommends) agar Jokowi meningkatkan mekanisme tanggap darurat (emergency response), termasuk mendeklarasikan darurat nasional.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, tanggap darurat bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan, yang meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan, serta pemulihan prasarana dan sarana.

Pemerintah Tetapkan Penyebaran Virus Corona Jadi Bencana Non-Alam:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3