KPK Sebut Defisit BPJS Bisa Diatasi Tanpa Naikkan Iuran, Ini Rekomendasinya

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 13 Mar 2020 23:44 WIB
Presiden Jokowi meresmikan Gedung Baru KPK. Peresmian Gedung Baru KPK ini disebut sebagai semangat baru pemberantasan korupsi. Hadir pula Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono pada acara ini. Selain itu ada Mnteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Kapolri, Ketua MA, serta Jaksa Agung. Agung Pambudhy/detikcom.
Gedung KPK (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

KPK melakukan kajian mengenai persoalan dana BPJS Kesehatan. KPK menemukan adanya persoalan defisit dana yang diprediksi semakin besar.

"Kajian ini untuk membantu pemerintah menyukseskan namanya universal coverage. Seluruh masyarakat Indonesia harus terlindungi, yang salah satunya yang kesehatan dijalankan BPJS Kesehatan. Jadi selama ini isunya defisit dan diproyeksikan semakin besar," kata Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan saat pemaparan kajian di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

Pahala menyebut, berdasarkan temuan KPK pada 2018, BPJS Kesehatan mengalami defisit Rp 12,2 triliun. Menurutnya, defisit itu disebabkan oleh sejumlah peserta mandiri atau peserta bukan penerima upah (PBPU) yang menggunakan layanan jaminan kesehatan nasional (JKN) menunggak iuran BPJS Kesehatan.

"Permasalahan moral hazard dan adverse selection pada peserta mandiri atau peserta bukan penerima upah (PBPU). Sejumlah peserta menggunakan layanan JKN, kemudian menunggak iuran. Pada 2018, total defisit JKN mencapai Rp12,2 triliun. Jumlah tersebut disebabkan oleh tunggakan iuran peserta mandiri sebesar Rp 5,6 triliun atau sekitar 45 persen," ujarnya.

Selain itu, Pahala mengatakan masih terjadi overpayment atau membayar lebih banyak dari yang semestinya. Sebab, menurutnya, masih ada kelas rumah sakit yang tidak sesuai plotting pada 2018.

"Empat dari enam rumah sakit mengklaim tidak sesuai dengan kelasnya. Akibatnya, terdapat overpayment sebesar Rp 33 miliar per tahun," sebutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2