Eks Pejabat Kemenpora Ngaku Punya Utang di Bank Rp 9 Miliar untuk Biaya Kantor

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Kamis, 12 Mar 2020 22:40 WIB
Sidang eks aspri Imam Nahwari, Miftahul Ulum, terkait dana hibah KONI
Foto: ilustrasi sidang MIftahul Ulum (Faiq-detikcom)
Jakarta -

Mantan pegawai Kemenpora mengaku harus mengeluarkan uang pribadi untuk keperluan Kemenpora. Uang itu tak diganti sepenuhnya meski sudah disampaikan ke Mentan Menpora Imam Nahrawi dan asisten pribadinya Miftahul Ulum.

Pengakuan itu disampaikan mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) Deputi IV Kemenpora, Supriyono dalam sidang dengan terdakwa Ulum. Dia harus berutang ke sejumlah bank akibat masalah itu.

"Banyak sekali uang saudara terpakai untuk keperluan kantor?" tanya hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakpus, Kamis (12/3/2020).


"Sebenarnya itu bukan uang saya, masih ada uang bank. Saya masih punya tanggungan di beberapa bank, jadi saya per bulan masih harus bayar sekitar Rp 54 juta untuk satu bank, sampai sekarang," jawab Supriyono.

Dia mengatakan, ada uang Rp 9 miliar yang dipakai untuk keperluan Kemenpora. Saat ini uang itu baru dikembalikan Rp 6 miliar meski dia sudah pernah membicarakan hal itu dengan Ulum.

"Saya pernah bicara sama Pak Ulum, saya pernah berkirim surat juga sama Pak Menteri tapi ya sudah, memang sudah tidak ada keputusan itu," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2