Kata Pihak RT soal Viral Kuburan di Depok Jadi Tempat Dangdutan

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Kamis, 12 Mar 2020 22:07 WIB
Viral Dangdutan di Tengah Kuburan di Depok, Begini Ceritanya
Kuburan di Pancoran Mas, Depok, yang viral karena ada dangdutan. (Ilman Nafi'an/detikcom)
Depok -

Video dangdutan yang berlokasi di sebuah kuburan di RT 8 RW 18 Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, viral di media sosial. Menanggapi hal ini, Sekretaris RT 8 Abdul Syukur mengaku belum ada laporan warga yang merasa resah atas adanya musik dangdut dari kuburan tersebut.

"Belum (ada tindakan), habis belum ada warga yang ngelapor, ya sudah mungkin kan di situ pada hobi dangdut," kata Abdul Syukur ditemui di lokasi, Kamis (12/3/2020).

Sementara itu, Syukur membantah kabar adanya dangdutan di kuburan tersebut. Menurutnya, musik dangdut itu berasal dari gerobak dangdut keliling.

"Gerobak (dangdut) sih hampir tiap bulan. Kalau itu gerobak doang, nyewa gerobak, udah," ucapnya.

Sementara itu, saat ditanya soal botol bekas minuman yang ada di kuburan, Abdul Syukur tidak membantah.

"Ya orang-orang dangdutan itu, itu dia yang pada minum-minum, orang-orang situ mah tahu sendiri dah. Enaknya dia tuh nggak pada rusuh kalau lagi minum, kagak rusuh orangnya emang. Di lingkungan dia doang," tambahnya.


Sebelumnya, Fuad menyebut area pemakaman sering dijadikan oknum warga untuk dangdutan. Menurutnya, hampir satu bulan sekali acara dangdutan itu digelar.

"Kadang-kadang seminggu sekali. Kalau seminggu sekali juga kadang berturut-turut nggak bisa dibilang seminggu sekali juga. (Tapi) pasti ada (dangdutan) kalau sebulan sekali," ujar Fuada .

Terkait dengan adanya temuan botol minuman keras (miras), Fuad menduga kalau kalau orang-orang yang menggelar dangdutan itu juga turut mengonsumsi minuman keras. Botol minuman keras itu disimpan di tempat sampah di area pemakaman.

"Kan kalau itu kan kita mabuk nggaknya nggak tahu, kalau perasaan (dugaan) kita sih kalau nggak mabuk, nggak enak juga. Biasanya kalau dangdut gitu kan (mabuk). Kalau nggak mabuk, nggak mungkin," ucapnya.

(mea/mea)