Jufri Si Pencuri Pakaian Ibu-ibu dari Jemuran di Palopo Dilepas Polisi

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 11 Mar 2020 18:12 WIB
Polisi tangkap pencuri pakaian wanita di Palopo, Sulteng (dok. Istimewa)
Foto: Polisi tangkap pencuri pakaian wanita di Palopo, Sulteng (dok. Istimewa)
Palopo -

Jufri alias Uppi (30), warga Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang sebelumnya diamankan polisi atas aksi pencurian pakaian wanita kini dilepas polisi. Jufri tidak lagi ditahan di Mapolsek Wara Utara.

Polisi menyebut sejumlah alasan kenapa Jufri tidak diproses hukum. Salah satunya karena ibu-ibu korban perbuatan Jufri ikhlas tidak mempolisikan Jufri.

"Ada pernyataan korban tidak mau laporkan karena yang terpenting semua barang dikembalikan. Jadi mohon dicantumkan juga bahwa korban tidak keberatan jika semua barang dikembalikan," ujar Kapolsek Wara Utara Iptu Patobun kepada wartawan, Rabu (11/3/2020).

Kini pakaian wanita seperti jilbab, baju terusan alias daster hingga celana dalam yang sebelumnya dicuri Jufri dikembalikan kepada korban.

Selain itu, kata Patobun, pihaknya tidak memproses Jufri karena barang-barang yang dicuri Jufri di bawah Rp 2,5 juta alias kerugian sangat minim.

"Pertimbangannya harga yang dicuri itu hanya Rp 400 ribu sedangkan keputusan MA nanti bisa ditahan kalau kerugian korban Rp 2, 5 juta (kerugian minimum)," ujar Patobun.

Sebagaimana diketahui, Mahkamah Agung (MA) pada 2012 lalu mengeluarkan peraturan MA atau Perma dengan nomor 12/2012 mengenai Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda dalam KUHP.

Dalam Perma tersebut diatur bahwa kasus pencurian dengan kerugian di bawah Rp 2,5 juta tidak dapat ditahan dan hanya dikenakan Pasal 364 KUHPidana tentang Pencurian Ringan.

(jbr/jbr)