5 Tahun Derita Katarak, Petani Asal Tasikmalaya Dapat Operasi Gratis

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 17:18 WIB
Penderita katarak
Foto: Angga Laraspati/detikcom
Jakarta -

Maman (56) belakangan ini terganggu penglihatannya karena katarak. Tetapi, gangguan tersebut tidak menyebabkan petani asal Tasikmalaya tersebut pantang menyerah dalam mencari nafkah. Tinggal berdua dengan istrinya, Maman harus bertani dengan mata yang mengalami gangguan.

"Saya (sehari-hari) itu nyangkul, memang saat punya katarak itu sangat terganggu apalagi kalau melihat jauh itu suka nggak kelihatan. Tapi saya nggak pantang menyerah dan tetap nyangkul," ujar Maman sembari mengusap air matanya saat ditemui detikcom di RS Bhayangkara Sartika Asih, Bandung, Selasa (10/3/2020).

Dengan ditemani oleh saudaranya, Wahyu Hidayat (20), Maman pun rela berangkat dari kediamannya di Desa Cinunjang, Tasikmalaya dengan menggunakan bus menuju Bandung yang berjarak 125 Km demi menyembuhkan kataraknya. Keterbatasan dana menjadi alasan Maman mendiamkan kataraknya tersebut selama 5 tahun belakangan ini.

"Saya terhalang sama dana, istri tidak bekerja, anak-anak saya juga merantau. Jadi saya diamkan saja katarak ini selama 5 tahun. Alhamdulillah saya berkesempatan mendapatkan operasi gratis ini dari Sido Muncul," ungkap Maman.

Maman juga mengatakan kalau dirinya tidak punya rasa takut untuk mengikuti operasi ini. Meskipun istrinya sempat takut dan sedih karena harus ditinggal suami, tetapi akhirnya merasa senang karena suaminya akan bisa melihat dengan normal lagi.

"Saya nggak takut, memang niatnya dari awal mau sembuh. Walaupun tadi agak sakit (operasinya) tapi saya senang (sekarang) sudah bisa melihat kembali seperti dulu. Istri sebenarnya juga was-was karena saya mau operasi tapi dia juga senang karena (akhirnya) saya sembuh," imbuhnya.

Sebagai informasi, hari ini Sido Muncul bekerja sama dengan SDM Polri mengadakan operasi katarak gratis untuk penduduk wilayah Jawa Barat. Sebanyak 232 calon pasien terdaftar dan 70 di antaranya memenuhi syarat untuk melakukan operasi di RS Bhayangkara Sartika Asih. Salah satu peserta tersebut adalah Maman.

Tonton juga Teknologi Semi-Robotic Surgery Permudah Operasi Katarak dan Retina :

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)