Hakim Sakit, Sidang Putusan Sela Gugatan Korban Banjir Vs Anies Ditunda

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 12:56 WIB
Hakim Sakit, Sidang Putusan Sela Gugatan Korban Banjir vs Anies Ditunda
Foto: Dwi Andayani/detikcom
Jakarta -

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menunda sidang putusan sela terkait gugatan korban banjir terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Penundaan ini dilakukan karena ketua majelis hakim sedang sakit.

"Penetapan sudah selesai, sudah siap, namun ketua majelisnya kondisi kesehatannya sedang tidak baik. Persidangan dengan agenda penetapan, tidak bisa dibacakan pada sidang kali ini," ujar anggota majelis, Bintang Al, dalam persidangan di PN Jakpus, Jl Bungur Raya, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020).

Dia mengatakan ketua majelis Panji Surono meminta izin sakit sejak kemarin. Sidang dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda yang sama.

"Hakim juga manusia biasa yang bisa sakit, saksi pun ditanya apakah sehat. Karena itu, sangat manusiawi dan benar-benar sakit. Jadi sejak kemarin beliau sakit, hari ini hari kedua, kita doakan semoga sehat," tuturnya.

"Maka itu, sidang ditunda pada Selasa minggu depan. Jadi Selasa, tanggal 17 Maret 2020, dengan agenda pembacaan putusan," sambungnya.

Seusai persidangan, Tim Advokasi Banjir DKI Jakarta, Azas Tigor Nainggolan, mengatakan pihaknya berharap gugatannya diterima sebagai class action.

"Kita harap tentu diterima sebagai class action sehingga berlanjut," kata Azas.

Dia mengatakan saat ini total sebanyak 312 orang yang terdaftar sebagai penggugat. Dengan rincian Jakarta Barat 150 orang, Jakarta Selatan 45 orang, Jakarta Utara 21 orang, Jakarta Pusat 9 orang, Jakarta Timur 87 orang.

"Jadi itu jumlahnya, total semua 312 orang, sementara ini yang terdaftar sebagai penggugat untuk banjir Jakarta 1 Januari 2020. (Total kerugian) Rp 60,9 miliar," ujar Azas.

Diketahui sebelumnya, gugatan tersebut berawal ketika warga Jakarta yang menjadi korban banjir pada 1 Januari 2020 menggugat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dalam berkas gugatan yang dimasukkan ke PN Jakpus itu, tidak ada tergugat lain.

Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara No. 27/PDT.GS/CLASS ACTION/LH/2020/PN.Jkt.Pst tertanggal 13 Januari 2020. Warga yang tergabung dalam gugatan ini sebanyak 243 orang. Mereka menuntut Anies mengganti rugi sejumlah Rp 42,3 miliar.

Simak Video "M Taufik soal Pansus Banjir: Kan Mau Cari Solusi, Bukan Nyalahin Orang"

[Gambas:Video 20detik]

(dwia/yld)