Pemerintah Ungkap Data Corona, Fadli Zon: Jangan Orientasinya Bantuan IMF

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 07:28 WIB
Fadli Zon
Fadli Zon. (Foto: Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah mengungkapkan total 19 kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Anggota DPR RI Fadli Zon berharap keterbukaan informasi soal virus Corona itu bukan karena pemerintah ingin mendapatkan paket bantuan senilai US$ 50 miliar atau setara Rp 700 triliun (kurs Rp 14.000) dari IMF.

Fadli Zon awalnya mengaku sudah meminta pemerintah untuk terbuka mengenai virus Corona. Dia mengatakan keterbukaan informasi itu sekaligus membuktikan bahwa pemerintah telah berupaya meminimalisir penyebaran virus tersebut.

"Kita memang selama ini kan mendorong supaya ada transparansi dalam kasus-kasus seperti Corona virus, COVID ini, karena ini kita ingin mengatasi masalah kan, bukan membuat masalah baru," kata Fadli kepada wartawan, Senin (9/3/2020).

"Cara mengatasi masalah dalam persoalan outbreak dari COVID ini adalah dengan kejujuran, keterbukaan, supaya tidak menyebar dan ada containment, containment itu membendung, dan kemudian diusahakan untuk disembuhkan dan tidak menyebar," imbuhnya.

Fadli menilai sistem mitigasi pemerintah terhadap virus Corona lemah. Bahkan, menurut Waketum Partai Gerindra itu, kesan yang muncul di publik justru pemerintah menutupi persoalan virus Corona ini.

"Dan tidak hanya masyarakat internasional, masyarakat dalam negeri pun banyak yang terkesan bahwa itu banyak yang disembunyikan, sehingga wajar misalnya kalau ada pandangan yang menganggap bahwa berita tentang adanya pengucuran anggaran atau bantuan dari IMF itu menjadi salah satu motif (pemerintah membuka informasi soal virus Corona)," sebut Fadli.

Menkominfo Minta Oknum Stop Sebar Hoax Virus Corona!:

Selanjutnya
Halaman
1 2