Kisah Hamid, Kakek Pemulung di Sulsel Hidup dalam 'Rumah' Nyaris Roboh

Hasrul Nawir - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 06:37 WIB
Kakek Hamid tinggal sebatang kara di rumah nyaris roboh di Barru, Sulsel (Hasrul Nawir/detikcom)
Foto: Kakek Hamid tinggal sebatang kara di rumah nyaris roboh di Barru, Sulsel (Hasrul Nawir/detikcom)

"Kalau tidur ya di kursi, duduk seperti naik bus, karena tidak ada tempat tidur, kalau hujan ya sabar saja, basah belum lagi angin laut, pasrah saja," ungkapnya sambil merapikan rambut putihnya.

Hamid pun mengaku sangat membutuhkan perhatian pemerintah agar setidaknya memperbaiki rumahnya, peninggalan satu-satunya mendiang orang tua.

"Pak Jokowi, lihat penderitaan saya," katanya dengan tatapan tajam.

Di mata tetangga, Hamid adalah sosok yang cerdas. Meskipun dia tidak memiliki televisi, anehnya Hamid mengetahui perkembangan tentang isu politik dan pemerintahan di Indonesia.

"Dia suka bersosialisasi dengan warga, paling semangat berbicara masalah politik dan pemerintahan, meskipun sekarang sudah agak pikun," sebut tetangga Hamid, Masda.

Rumah Kakek Hamid sudah tak layak dan nyaris roboh (Hasrul Nawir/detikcom)

Masda mengaku sering memberikan makanan dan kepada Hamid saat malam hari, melihat kondisi pria itu dirinya bahkan pernah menyuruh untuk tinggal di rumahnya saat hujan.

"Tidak tega, tapi dia tidak mau pindah. Biasa ji kalau ada makanan dikasi makanan, kopi dan rokok juga," ungkap Masda.

Sementara itu, Staf Desa Bojo, Andi Syah Indra, mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kabupaten Barru agar Hamid mendapatkan bantuan rumah layak huni. Namun, hingga saat ini dirinya belum mendapatkan respons dari pemerintah.

"Setelah kami mengetahui rumahnya rubuh sejak Januari lalu, kami langsung mendaftarkan nama Hamid di Dinas Sosial dan Basna agar mendapatkan bantuan rumah layak huni, tapi belum ada konfirmasi sampai sekarang," tandasnya.

Halaman

(jbr/jbr)