Airsoft Gun Disita dari Ortu Siswa yang Ancam Tembak Kepsek di Jambi

Ferdi Almunanda - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 16:40 WIB
Borgol penjahat
Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah
Jambi -

Polisi menangkap BM, orang tua siswa pengancam Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 10 Tanjung Jabung Barat Jambi. BM ditangkap lantaran kasus pengancaman tersebut tidak selesai dengan mediasi.

"Upaya mediasi antara pihak sekolah dan terlapor sudah dilakukan namun tidak ditemukan titik temu. Hingga akhirnya kita lakukan penangkapan," kata Kapolres Tanjung Jabung Barat, Jambi AKBP Guntur Santoso kepada detikcom, Senin (9/3/2020).

BM ditangkap di kawasan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi saat tengah bekerja. Selain menangkap BM, polisi juga mengamankan 1 unit pistol Air Softgun dari saku celana miliknya.

Polisi masih mendalami kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan BM terhadap Kepsek tersebut. Menurut polisi, saat kejadian, tersangka tidak membawa senjata api.

"Kalau pas kejadian terjadi, tersangka itu tidak sampai membawa senjata api. Namun kita menduga jika tersangka ini juga memiliki senpi rakitan yang kini masih kita dalami lagi," ujar Guntur.

Aksi pemukulan itu terjadi pada Rabu (3/3). Awalnya, HP sang siswa disita sekolah karena sedang ujian.

"Anaknya lagi ujian, bawa HP, disita sama guru, bapaknya marah-marah, orangtuanya dipanggil, marah-marah sama kepala sekolah," kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Kuswahyudi Tresnadi saat dihubungi, Senin (9/3/2020).

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jambi, Lukman mengatakan ortu siswa tidak hanya memukul meski kepsek mengelak. Ortu siswa tersebut juga memperlihatkan pistolnya.

"Dielak-elak sama kepsek. diambil batu bata, stok pramuka, dihantamnya ke kepsek, tapi tak kena. Tapi dia ancam waktu itu. Dia ngangkat bajunya, nampaklah pistolnya, 'macam-macam kamu saya tembak'" ujar Lukman menirukan ancaman ortu siswa itu.

(idh/idh)