MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Penggugat: Bapak Presiden, Segera Laksanakan!

ADVERTISEMENT

MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Penggugat: Bapak Presiden, Segera Laksanakan!

Andi Saputra - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 16:23 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat soal pusat data nasional
Jokowi (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) membatalkan kenaikan iuran BPJS. Penggugat dari Komunitas Pasien Cuci Darah (KPCDI) meminta Presiden Jokowi segera melaksanakan putusan itu seketika.

"Bapak Presiden, segeralah laksanakan putusan ini karena itulah diperlukan kehadiran lembaga peradilan yang independen. Hal ini juga membuktikan bahwa pemerintah tergesa-gesa dalam membuat suatu aturan yang tidak melihat suasana kebatinan yang sedang dirasakan masyarakat menengah dan kecil saat ini," kata kuasa hukum KPDCI, Rusdianto saat berbincang dengan detikcom, Senin (9/3/2020).

Rusdianto menyatakan pihaknya sangat bersuka cita dan sangat menghargai serta bersyukur atas putusan MA itu. Sebab, MA masih memberikan ruang yang sangat adil untuk mempertahankan hak warga negara yang kepentingannya dirugikan Pemerintah

"Tentu kami sangat berharap dalam negara hukum Justice as a fairness harus dilaksanakan," cetus Rusdianto.

Menurut dia, pemerintah harus segera melaksanakan putusan itu sebagai konsekuensi negara hukum yaitu hukum sebagai panglima. Rusdianto mengatakan, selain rakyat, maka penguasa dan pemerintah harus taat hukum karena keputusan ini dilakukan melalui mekanisme yang fair dan sah.

"Jangan ada lagi baik Pemerintah maupun BPJS melakukan suatu intrik-intrik dan mengakali konsekuensi putusan MA ini hanya karena takut kehilangan muka," ujar Rusdianto.

Simak Juga Video "Anggota DPR F-PAN soal Corona: Pasien Tak Ditanggung BPJS, Tapi Negara"

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT