Sempat Menolak, PKS DKI Akhirnya Kirim Perwakilan di Pansus Banjir

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 15:08 WIB
Gedung DPRD DKI Jakarta
Gedung DPRD DKI (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Setelah sempat menolak, Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta akhirnya mengirimkan nama empat anggotanya untuk Panitia Khusus (Pansus) Banjir. PKS mengaku sudah membangun komunikasi dengan fraksi-fraksi lain.

"Kemarin ada jaminan dari teman-teman fraksi lain kita hanya ingin solusi. Tidak dipolitisir untuk memojokkan Pak Gubernur (Anies Baswedan)," ucap Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani, saat dihubungi, Selasa (9/3/2020).

Menurut Yani, setelah ada komunikasi itu, tidak perlu ada rapat Badan Musyawarah (Bamus) ulang untuk membahasa pembentukan Pansus Banjr. "Nggak ada (pembahasan ulang)," kata Yani.

Sementara itu, Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Hadameon Aritonang, menyebut sudah ada lima Fraksi yang mengirim nama anggota pansus banjir. Total jumlah fraksi di DPRD sebanyak 9 fraksi.

"Sudah, Demokrat, NasDem, PKB, Gerinda, PKS. Saya dapat baru itu," ucap Hadameon saat dikonfirmasi terpisah.

Empat nama yang dikirim oleh PKS yaitu:

- Mohammad Arifin (Ketua Fraksi PKS, Anggota Komisi E)
- Achmad Yani (Sekretaris Fraksi PKS, Anggota Komisi B)
- Dedi Supriadi (Anggota Fraksi PKS, Anggota Komisi D)
- Yusriah Dzinun (Anggota Fraksi PKS, Anggota Komisi D)

Sebelumnya, Fraksi PKS DPRD DKI menolak pembentukan pansus banjir. PKS menilai pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Banjir menyalahi aturan pembentukan. PKS pun meminta agar ada pembahasan ulang di rapat Badan Musyawarah (Bamus).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi menilai rencana pembentukan Pansus Banjir dalam Bamus pada Selasa (24/2) lalu tidak tertib administrasi. Sebab, saat itu, tidak ada jadwal pembentukan Pansus Banjir dalam rapat tersebut.

"Tidak ada agenda terkait pembentukan Pansus, jangan kemudian tiba-tiba ditanggal tersebut ada agenda pembentukan Pansus," kata Suhaimi dalam keterangannya, Rabu (4/3).

Simak Video "Bikin Banjir, Kang Emil Setuju Proyek Kereta Cepat Disetop"

[Gambas:Video 20detik]

(aik/mae)