Sidang Wawan Dimulai, Artis Jennifer Dunn hingga Catherine Wilson Tak Hadir

Zunita Putri - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 11:41 WIB
Ciee Jennifer Dunn di Bui 8 Bulan
Jennifer Dunn saat menjalani proses hukum terkait narkoba (Foto: Desi Puspasari/detikcom)
Jakarta -

Artis Jennifer Dunn dan sejumlah artis lainnya tidak memenuhi panggilan jaksa KPK menjadi saksi sidang kasus suap terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Semula saksi yang dipanggil 9, namun yang datang hanya 3 orang saksi.

"Izin yang mulia semula saksi yang kami panggilkan ada 9 orang, namun yang hadir hanya tiga yang mulia," ujar jaksa KPK Roy Riady di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).

Saksi yang datang hari ini adalah artis Aima Diaz atau Aima Mawaddah Warrahmah, Sekretaris Wawan Laura Indriani, dan juga teman Wawan Aima Liko Nicolaus. Ketiganya kini sedang bersaksi di persidangan.

Jaksa sebelumnya memanggil 9 orang saksi salah satunya ada Jennifer Dunn, Catherine Wilson, Rebecca Soejatie, dan juga Irwansyah. Namun mereka tidak hadir, belum diketahui alasan ketidakhadiran mereka.

Untuk diketahui, dalam surat dakwaan Wawan, Nissan Elgrand 2.5 WD tahun 2008 warna abu muda metalik dengan nomor polisi B-1387-SKB dibeli Wawan seharga Rp 650 juta. Namun ada kekurangan pembayaran yang dicicil oleh Wawan. Mobil Nissan Elgrand itu lantas dibaliknamakan ke Catherine Wilson dan Selvia sebagai kakak Catherine Wilson.

Ada pula pada Januari 2012, Wawan membeli Honda CR-V seharga Rp 383 juta. Mobil itu diberikan Wawan kepada penyanyi bernama Rebecca Soejatie Reijman.

Selain itu, ada selebriti lain bernama Reny Yuliana yang disebut jaksa mendapatkan mobil dari Wawan, yaitu Mercedes-Benz tipe C200 K AT. Mobil itu awalnya dibeli Wawan seharga Rp 575 juta untuk Agus Puji Raharjo, yang saat itu tercatat sebagai anggota DPRD Banten.

Dalam persidangan ini, Wawan duduk sebagai terdakwa dalam kapasitasnya sebagai Komisaris Utama PT BPP. Dia didakwa merugikan negara terkait pengadaan alat kesehatan (alkes) di Banten dan Tangerang Selatan serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

(zap/dhn)