Berulah Lagi, KKSB Serang Koramil Jila dan Tembak Satu Prajurit TNI

Saiman - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 09:43 WIB
Sejumlah warga sipil menaiki bus milik PT Freeport Indonesia saat evakuasi di perkampungan Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (6/3/2020). Ratusan warga dievakuasi ke wilayah perkotaan Timika karena akses logistik ke wilayah perkampungan terputus akibat baku tembak antara TNI/Polri dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) beberapa hari terakhir. ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding/wpa/aww.
Foto: TNI-Polri evakuasi warga Tembagapura akibat serangan KKSB (ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding)
Timika -

Kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) menyrang Koramil Jila 1710-05 Timika, Papua. Kabarnya serangan itu mengakibatkan seorang prajurit tertembak.

"Iya benar, kita masih tunggu laporan resmi apa ada korban atau tidak," Kata Kepala Penerangan Kodam Cendrawasih Kolonel Inf CPL Eko Daryanto yang dikonfirmasi, Senin (9/3/2020).

Eko menambahkan dirinya belum mendapat laporan utuh kronologi kejadian. Sampai saat ini pihaknyaa masih menunggu laporan dari prajurit di Timika.

Sementara itu, dari pantauan detikcom di instalasi Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah (UGD RSUD) Mimika, pukul 10.50 WIT, nampak seorang prajurit TNI tiba dalam kondisi dievakuasi.

Danrem 174 ATW Merauke, Brigjen Agus Abdurrauf juga terlihat di lokasi.

Sebelumnya Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menjelaskan situasi di Timika masih diwarnai baku tembak antara aparat TNI-Polri dan KKSB.

"Sampai saat ini masih ada tembakan-tembakan, pos pengaman ada beberapa yang diserang," kata Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, saat menemui warga di tempat evakuasi, Senin dini hari.

Paulus mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pengejaran. Tidak hanya itu, pengamanan di wilayah Tembagapura dan area Freeport juga diperketat.

Beredar pernyataan juru bicara OPM, yang mengklaim adanya 33 kelompok gabungan OPM dan akan menyerang TNI-Polri di Tembagapura. Menanggapi hal tersebut, Paulus mengatakan pihaknya akan menghadapi kelompok tersebut.

Tonton juga video Sebut Ada Gangguan, Mahfud Tegaskan PON di Papua Tetap Berlangsung!:

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)