Polisi Kejar KKSB yang Resahkan Warga di Tembagapura

Saiman - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 01:09 WIB
Sejumlah warga sipil menaiki bus milik PT Freeport Indonesia saat evakuasi di perkampungan Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (6/3/2020). Ratusan warga dievakuasi ke wilayah perkotaan Timika karena akses logistik ke wilayah perkampungan terputus akibat baku tembak antara TNI/Polri dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) beberapa hari terakhir. ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding/wpa/aww.
Foto: ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding
Timika -

Ancaman Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali terjadi di wilayah Tembagapura. Kepolisian Daerah Papua bersama TNI saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

"Kami sudah mulai masuk, tim sudah dan sedang melakukan pengejaran untuk melakukan penegakan hukum. Mudah-mudahan mereka bisa tertangkap kalau tidak ya tindakan tegas, mereka target kami. Saya akan kejar terus," ujar Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Minggu (8/3/2020).

Paulus kemudian, meminta izin dan doa dari warga agar dapat menangani KKSB.

"Saya minta ijin dan doa kepada warga untuk menghadapi mereka (KKSB), kami akan hadapi mereka," kata Paulus.

Sebelumnya, 612 warga dari Tembagapura yang di evakuasi ke Timika gelombang ke tiga tiba di Timika. Kini empat kampung di distrik Tembagapura telah kosong.

Warga dievakuasi dengan menggunakan 12 bus milik Freeport dan tiba di Timika pada pukul 22.52 Wit, Minggu (8/3/2020). Para warga ini berasal dari kampung Kimbeli, Opitawak, Banti1 dan Banti 2.

612 warga ini ditampung di halaman Gereja Rehobot Mile 32 Distrik Kuala Kencana, sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah sanak keluarga masing-masing di Timika. Sebagian warga yang kelelahan, di rawat oleh tim medis yang di siapkan oleh Pemda Mimika.

Tonton video Kapolri Teken MoU dengan KKP Jamin Keamanan di Laut RI:

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)