Takut KKSB, Ratusan Warga Minta Dievakuasi dari Tembagapura ke Timika

Saiman - detikNews
Minggu, 08 Mar 2020 18:49 WIB
Sejumlah warga sipil menaiki bus milik PT Freeport Indonesia saat evakuasi di perkampungan Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (6/3/2020). Ratusan warga dievakuasi ke wilayah perkotaan Timika karena akses logistik ke wilayah perkampungan terputus akibat baku tembak antara TNI/Polri dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) beberapa hari terakhir. ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding/wpa/aww.
Ilustrasi. Foto: ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding
Timika -

Ratusan warga dari kampung Kimbeli Distrik Tembagapura akan dievakuasi ke Timika. Evakuasi ini atas permintaan warga yang memilih meninggalkan kampung untuk menghindar dari ancaman Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).

Evakuasi rencananya akan dilakukan Minggu (8/3/2020) malam ini.

Sejak KKSB masuk ke kawasan Tembagapura dan menguasai sebagian wilayah Tembagapura, KKSB juga telah melancarkan serangan-serangan kepada aparat, termasuk menyerang mobil patroli Polsek Tembagapura dan menyerang Mapolsek Tembagapura.

Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan yang dikonfirmasi mengatakan, siang tadi warga dari beberapa kampung di Distrik Tembagapura berjalan kaki dari kampung mereka menuju ke Polsek Tembagapura. Mereka meminta dievakuasi.

"Jadi memang warga dari kampung-kampung di kawasan Tembagapura mereka berjalan kaki sepanjang 3-4 kilometer ke Polsek, mereka minta dievakuasi karena takut sama KKSB. Kami siap membantu warga untuk dievakuasi ke tempat yang aman, karena mereka minta ke Timika, kami siap antar ke Timika karena mereka banyak sanak saudaranya di Timika," kata Letkol Inf Pio kepada wartawan, Minggu (8/3/2020).

Warga yang akan dievakuasi kini tengah didata. Untuk evakuasi ini, TNI-Polri telah menyiapkan 10 bus milik Freeport.

Simak juga video Sebut Ada Gangguan, Mahfud Tegaskan PON di Papua Tetap Berlangsung!:

[Gambas:Video 20detik]



(tor/tor)