Waspada Corona, Ahmad Sahroni Minta Imigrasi Cek Riwayat Perjalanan Traveller

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 06 Mar 2020 22:35 WIB
Bandara Soekarno Hatta
Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Putu Intan/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri melarang para pelancong dari Iran, Italia dan Korea Selatan masuk ke Indonesia. Komisi III DPR RI meminta Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM juga bergerak memperhatikan riwayat perjalanan turis dari luar negeri yang hendak masuk ke Indonesia.

"Imigrasi harus jeli nih melihat setiap traveller yang masuk dari luar negeri, perhatiin satu per satu dia dari negara mana aja, agar jangan sampai kecolongan," kata Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni kepada wartawan, Jumat (6/3/2020).

Dia meminta agar pemerintah tidak lagi kecolongan terkait adanya warga negara Jepang yang terindikasi corona dan menularkan virus itu ke dua orang WNI. Dia meminta pemerintah berkaca dari pweistiwa itu.

"Sudah cukup dua orang saja yang positif corona, jangan sampai bertambah lagi jumlahnya," ujarnya.

Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak panik, dan mengikuti instruksi dan informasi resmi dari pemerintah. Dia juga meminta pemerintah bersiaga menangani kasus ini

"Masyarakat nggak perlu panik, dengerin apa kata pemerintah. Pemerintah juga harus kompak supaya Indonesia bisa bebas Corona," katanya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengeluarkan kebijakan sementara pembatasan masuknya warga negara manapun yang pernah melancong ke tiga negara dengan kenaikan signifikan penyebaran virus COVID-19. Orang yang pernah melancong ke tiga negara ini tidak boleh masuk ke Indonesia sementara ini. Ketiga negara tersebut adalah Iran, Italia, dan Korea Selatan (Korsel).

"Sesuai laporan terkini WHO, saat ini terdapat kenaikan signifikan kasus COVID-19 di luar Tiongkok, terutama tiga negara, yaitu Iran, Italia, dan Korea Selatan," Kata Retno di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).

(zap/mae)