Fahira Idris Minta Maaf soal Cuitan 'Corona', Batalkan Niat Lapor Balik

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Jumat, 06 Mar 2020 22:01 WIB
Fahira Idris
Fahira Idris (Foto: Instagram @fahiraidris)
Jakarta -

Anggota DPD RI Fahira Idris hari ini menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri terkait cuitannya soal virus Corona di Twitter. Usai diperiksa, Fahira meminta maaf dan menyatakan tak ada niat membuat gaduh lewat cuitan itu.

"Kalau ada pihak yang salah mengerti, juga ada yang tidak mengerti, saya mohon maaf. Karena pasti dengan adanya posting-an itu, ada yang salah mengartikan atau salah mengerti, saya mohon maaf. Jadi tidak ada niat membuat gaduh, saya minta maaf bila dianggap membuat gaduh," kata Fahira di gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020).

Dia juga membatalkan rencana membuat laporan balik. Melaporkan balik, menurut dia, hanya akan memperpanjang masalah.

"Nggak jadi, saya nggak mau memperpanjang masalah itu. Saya pengen kita mendingan fokus bantu pemerintah bagaimana caranya menanggulangi virus Corona," ucapnya.

Seperti diketahui, Fahira Idris dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya pada Minggu (1/3). Muannas melaporkan Fahira soal cuitan tersebut karena dianggap telah menimbulkan kegaduhan.

"Yang bersangkutan dilaporkan terkait berita bohong soal 'adanya pengawasan virus Corona di berbagai wilayah di Indonesia' yang diunggah pemilik akun Twitter Fahira Idris dalam laman media sosialnya ini telah menimbulkan kegaduhan dan meresahkan. Konten itu sempat diprotes netizen, bahkan menjadi trending topic di Twitter dengan tagar #tangkapfahiraidris," jelas Muannas dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (2/3).

Terkait pelaporan tersebut, Fahira Idris mempertanyakan letak hoax cuitannya itu kepada pelapor. Dia juga sempat menyatakan akan membuat laporan balik.

"Tidak ada satupun kalimat baik oleh tribunnews ataupun saya yang mengatakan bahwa sudah ada pasien positif Corona di Indonesia. Tetapi oleh mereka digoreng bahwa saya menginformasikan bahwa sudah ada kasus Corona di Indonesia, dan sekarang mau dilaporkan polisi. Kan aneh. Ya silakan saya, saya akan hadapi. Saya juga berencana melaporkan balik pihak-pihak yang menuduh saya telah membuat dan menyebar hoax," jelas Fahira Idris lewat keterangan tertulis.

(abw/mae)